Mahasabha IV MWBW Digelar Secara “Hybrid”

0
36
Ketua Umum Moncol Pusat MWBW, Guru Gde Made Subagia.

DENPASAR – Moncol Pusat Maha Warga Bhujangga Waisnawa (MWBW) akan menggelar Mahasabha IV, Minggu 14 Februari 2021 di Gedung Nari Graha, Renon, Denpasar. Kegiatan kali ini dilaksanakan secara hybrid alias secara luring dan daring karena pandemi Covid-19.

“Situasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir membuat mahasabha IV tertunda. Seharusnya tahun 2020, tapi baru bisa kami laksanakan tahun 2021 ini,” ucap Ketua Umum Moncol Pusat MWBW, Guru Gde Made Subagia, Kamis 11 Februari 2021.

Guru Subagia sebagai Ketua Umum Moncol Pusat MWBW periode 2015-2020 mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama pengurus Moncol MWBW di pusat maupun kabupaten/kota, serta moncol provinsi di luar Bali atas dukungannya sehingga organisasi bisa berjalan seperti sekarang ini dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Ia menyampaikan tujuan organisasi MWBW adalah membina kelompok kecil semeton Bhujangga Waisnawa.

“Kita telah membuktikan dengan kerja sama di antara semeton, banyak yang bisa kita kerjakan baik pengumpulan dana, diklat, pelayanan kesehatan, pembinaan rohani, dan lain-lainnya. Ke depannya kami ingin merangkul generasi melenial dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan sosial ekonomi dengan kekuatan digital,” ujar Guru Subagia.

Sementara, Ketua Panitia Mahasabha IV MWBW, Guru I Nyoman Cakra mengungkapkan, sesuai peraturan pemerintah di masa pandemi Covid-19, kegiatan mahasabha diikuti peserta secara terbatas. Yang hadir langsung hanya pengurus inti moncol kabupaten/kota dan pengurus pusat beserta panitia. Sedangkan pengurus dari luar Bali serta semeton lainnya dipersilakan mengikuti jalannya mahasabha melalui zoom meeting.

“Kami mohon permakluman kepada semeton Bhujangga Waisnawa di Bali maupun pengurus moncol yang ada di luar Bali, bahwa pelaksanaan mahasabha kali ini dengan peserta terbatas. Hal ini semata-mata karena adanya pandemi Covid-19,” kata Guru Cakra.

Menjelang pelaksanaan Mahasabha IV MWBW, panitia sudah melakukan persiapan sejak beberapa bulan lalu, termasuk telah melaksanakan pra-mahasabha melibatkan pengurus moncol kabupaten/kota, dengan tujuan memperlancar pelaksanaan mahasabha nanti. Selain itu, panitia telah melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster. “Kami berharap Bapak Gubernur Bali bisa hadir membuka Mahasabha IV MWBW,” ucapnya.

Guru Cakra menambahkan, dalam persiapan mahasabha ini, panitia juga berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Provinsi Bali. Hal ini untuk mendapat kejelasan soal penerapan protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Sesuai dengan koordinasi tersebut, selain mewajibkan peserta menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak), panitia juga mewajibkan peserta mahasabha menjalani rapid test (tes cepat) antigen sebelum memasuki tempat acara mahasabha. (sur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here