HPN 2021: Bangkit dari Pandemi, Pers Bangun Optimisme Publik Pulihkan Ekonomi

0
27
Pemukulan kentongan tandai puncak peringatan HPN 2021 Provinsi Bali

DENPASAR – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Provinsi Bali tahun 2021 dilaksanakan di Jayasabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Selasa 9 Februari 2021 secara sederhana namun khidmat. Perayaan HPN dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Setiap tamu undangan diwajibkan mengikuti rapid test antigen terlebih dulu. Tema HPN 2021 Provinsi Bali yakni, ‘Bangkit Dari Pandemi, Bali Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan’.

Wakil Gubenur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mewakili Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan, pemulihan ekonomi Bali di tengah pandemi menjadi sebuah harapan. Upaya yang dilakukan yakni, pariwisata Bali kembali bangkit dalam situasi Covid-19. Wagub mengatakan, pers punya peran besar sebagai akselerator atau roda penggerak dalam membangun kepercayaan publik di luar Bali.

“Peringatan HPN 2021 di Bali, bisa jadi sinergi antara pemerintah dan pers. Peran pers diharapkan bisa menyampikan dengan baik proses pembangunan di Bali,” kata Cok Ace.

Maka dari itu, publik membutuhkan perspektif jernih dari karya tulis jurnalistik yang dipublikasikan.

“Terlebih lagi, pers sebagai garda terdepan berperan mencerahkan masyarakat dan turut meredakan kepanikan di masyarakat selama masa pandemi Covid-19,” katanya.

Ketua PWI Provinsi Bali IGMB Dwikora Putra menyerahkan piagam penghargaan kepada Gubernur bali diwakili Wagub Cok Ace

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali IGMB Dwikora Putra mengatakan, HPN kali ini berlangsung dalam suasana berbeda, karena masih dalam suasana pandemi. Tapi di sisi lain, Dwikora juga mengungkapkan, peringatan tahun ini dinilai istimewa.

“Keistimewannya karena dalam suasana pandemi, meski diperingati secara terbatas baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata Dwikora.

Dwikora mengakui, kondisi pandemi Covid-19 menjadi pukulan berat bagi insan pers tanah air. Banyak perusahaan pers mengambil kebijakan ekstrim, dengan melakukan pengurangan karyawan. Bahkan, ada juga yang sampai gulung tikar. Namun di Bali, pemerintah memberikan dukungan terhadap eksistensi media dalam menghadapi pandemi. Stimulus kepada media menjadi dorongan untuk tetap bertahan dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.

“Ini patut disyukuri. Pers di Bali yang jadi bagian dari pers di Indonesia mendapat dukungan pemerintah. Tentu ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap keberlangsungan dunia pers, khususnya di Bali,” kata Dwikora.

Terkait peran pers sebagai akselerator perubahan di tengah pandemi, Dwikora menjelaskan, peran pers sangat besar dalam membantu pemerintah dalam menyebarkan informasi yang benar, kredibel serta memberikan informasi yang berkualitas kepada publik. Dikatakan, informasi yang benar dan bertanggungjawab sangat dibutuhkan publik di tengah pandemi. Pers dengan jurnalis sebagai garda terdepan harus memproduksi produk jurnalistik yang membangun optimisme di tengah masyarakat.

“Dalam kondisi ini kita harus optimis, bisa keluar dari pandemi dengan memberikan informasi yang benar. Disitulah, akselerasi pers dibutuhkan,” tandas Pemred Harian Umum Warta Bali ini.

Peringatan HPN 2021 di Bali juga dihadiri Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Perwakilan dari Kodam IX/ Udayana, Korem 163/Wirasatya , Kadis Kominfos Gede Pramana, Kepala BPBD I Made Rentin, serta pejabat lainnya diakhiri dengan pemukulan kentongan. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here