Di Klungkung Denyut Pasar Galiran Tetap 24 Jam, Tak Terdampak PKM

0
343
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memantau kondisi Pasar Galiran. Ia sempat mengingatkan salah seorang pedagang karena menggunakan masker tidak benar

KLUNGKUNG- Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang juga selaku ketua satgas penanganan Covid-19 resmi memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

PKM diberlakukan selama 14 hari sejak 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021. Tapi sesuai Surat Edaran Bupati Klungkung Nomor 441/48/BPBD tentang Pemberlakukan PKM Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Klungkung, ada beberapa kegiatan tidak terdampak oleh penerapan PKM, salah satunya aktifitas Pasar Galiran.

Denyut pasar terbesar di wilayah Bali Timur ini tetap berlangsung selama 24 jam.

” Pasar Umum Galiran tetap buka normal. Tidak ada perubahan jam operasional, karena pasar umum termasuk sektor esensial, yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Kepala UPT Pasar, I Komang Sugianta, Minggu (10/1/2021).

Ia mengatakan Pasar Galiran tetap buka mulai pukul 05.00 wita. Sedangkan Pasar Semarapura buka mulai pukul 05.00 wita hingga pukul 17.00 wita. “Kalau malam, di Pasar Galiran banyak transaksi hasil bumi,” ujar pri asal Lingkungan Pegending,Semarapura Kauh ini.

Hanya saja, ia mengingatkan, selama Pemberlakuan PKM pihaknya memperketat penerapan protokol kesehatan di pasar.

“Saat pasar sudah sepi atau tutup, kami tetap lakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan. Serta tetap mengingatkan warga untuk disiplin menggunakan masker dan menyediakan tempat cuci tangan di pasar,” demikian Sugianta. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here