Satpol PP Berangus Banner di Trotoar, Gelandangan dan Pengemis Ikut Diangkut

0
118
MELANGGAR : Satpol PP Denpasar berangus banner usaha cuci mobil dan motor di trotoar.

DENPASAR – Satpol PP Kota Denpasar dibuat gerah dengan pemilik usaha yang memasang banner atau baliho di atas trotoar. Petugas pun melakukan penertiban di Jalan Kebo Iwa Selatan, Minggu (3/1/2021).

Sejumlah banner usaha cuci motor dan mobil yang seenaknya dipasang pemiliknya di atas trotoar diangkut petugas. “Pemasangan banner maupun baliho di atas trotoar sangat menganggu ketertiban umum terutama pengguna jalan. Selain itu, juga membuat wajah Kota Denpasar menjadi semrawut. Penertiban dilakukan setelah masyarakat melayangkan keluhan di layanan pengaduan Pro Denpasar Plus,”kata Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga.

Ia menegaskan, pihaknya tidak melarang masyarakat mempromosikan tempat usahanya asalkan sesuai prosedur. “Jika masyarakat ada menemukan hal-hal semacam ini agar segera melapor ke Satpol PP Kota Denpasar dan kami siap menindaklanjuti,” tegasnya.

Tak hanya banner, Satpol PP juga menertibkan gelandangan, pengemis, pedagang asongan, serta pengamen yang mangkal di perempatan Jalan Sudirman – Jalan Dewi Sartika, Jalan Teuku Umar Barat – Jalan Mahendradatta, dan simpang Jalan Buluh Indah – Gatsu Barat. “Keberadaan mereka melanggar Perda No. 1 tahun 2015 tentang ketertiban umum sehingga kami mengambil tindakan penertiban,”ujarnya.

Tercatat, ada 13 orang yang diangkut ke Kantor Satpol PP. Setelah didata dan dibina, mereka dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. ” Dengan tindakan ini kami berharap tidak ada lagi gelandangan, pedagang asongan maupun pengamen yang beroperasi di persimpangan jalan atau traffic light. Selain membahayakan pengguna jalan raya, tindakan ini juga dapat membahayakan dirinya sendiri. Kami juga berharap masyarakat agar ikut andil menjaga ketertiban dengan tidak berbelanja kepada pengasong di perempatan jalan atau memberikan sesuatu kepada para pengemis,”imbaunya. (sur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here