Suwandi Tak Khawatir Sirnas I Panahan di Bali. Kenapa ?

0
189

DENPASAR – Ditengah masa pandemi yang kasusnya masih fluktuatif pihak KONI Bali ampaknya tak mengkhawatirkan dengan rencana digelarnya Sirkuit Nasional (Sirnas) I Panahan, yang bakal digelar 3-9 Februari tahun depan dengan lokasi pertandingan di Bali Beach Sanur. Hal itu karena kejuaraan panah selalu bertanding dengan jarak yang cukup dan tidak ada sentuhan fisik antar atlet.

Tak ada kekhawatiran itu diutarakan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi. Pertimbangan tersebut karena panahan merupakan cabang olahraga (cabor) per individu, dan menggunakan jarak saat melakukan shooting.

“Panahan memang tidak kami khawatirkan karena sifatnya bertanding melawan diri sendiri karena terkait dengan mental, pengalaman dan kualitas individu. Terpenting jarak pemanah antara satu dengan lainnya harus diatur dengan jarak aman. Hanya tetap semuanya harus dilakukan dengan protokol kesehata yang ketat,” tutur Suwandi, Rabu (16/12/2020).

Salah satu pengawasan yang ketat disamping persyaratan protokol kesehatan yang umum, juga seperti atlet panahan saat tidak menembak atau saat masa istirahat tidak boleh bergerombol. Harus tetap jaga jarak.

“Bagi saya juga panahan tidak mengkhawatirkan saya karena saat bertanding dilakukan diluar ruangan dan bertanding dibawah terik matahari. Kalau soal penginapan atau hotel sudah tak masalah karena penjagaannya juga ketat,” imbuh mantan Ketua KONI Badung itu.

Selain soal tersebut, Suwandi yang menjabat dua periode sebagai Ketua Umum KONI Bali itu juga meminta pihak panitia nantinya melakukan koordinasi dengan pihak yang utamanya memberikan izin. Baik itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) bali atau pihak terkait lainnya.

“Jelaskan dengan detil soal pengamanan protokol kesehatannya, bagaimana panahan merupakan cabor yang tidak ada sentuhan fisiknya sampai bagaimana dan apa keamanan panahan dipertandingkan di masa pandemi ini,” pungkas Suwandi. (ari)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here