Atlet Senior PON Bali Juga Rawan Degradasi

0
45

DENPASAR – Atlet senior panjat tebing PON Bali nampaknya belum bisa bernafas lega untuk bisa menghuni tim inti panjat tebing PON Bali. Pasalnya sparing atau latihan bersama dengan tim panjat tebing PON Jawa Tengah juga menjadi penilaian degradasi atau promosi atlet senior PON maupun atlet junior Bali.

“Try in atau uji coba tim panjat tebing PON Bali dengan Jawa Tengah ini juga menjadi penilaian bagi atlet PON kami, mana yang layak menghuni tim inti panjat tebing PON Bali atau mana yang justeru terdegradasi dan posisinya digantikan atlet junior namun memiliki kualitas yang tak kalah dengan seniornya,” ungkap Ketua Umum Pengprov FPTI Bali Putu Yudi Atmika, Rabu (16/12/2020).

Disebutkan pria yang juga pengurus KONI Bali tersebut pertimbangan itu berdasarkan prediksi sementaranya ketika melihat sparing atau latihan bersama kedua tim panjat tebing PON beda provinsi itu, di lintasan panjat tebing MBCC Kuta baru-baru ini.

“Ya prediksi sementara kami bisa jadi nanti aka nada 2 atau 3 atlet senior panjat tebing PON Bali bakal terdegradasi, dalam penentuan atlet inti panjat tebing Bali menuju PON XX/2021 di Papua mendatang. Pasalnya atlet cadangan junior banyak yang dalam perkembangannya melampaui kemampuan atlet senior yang lolos PON,” tambah Putu Yudiatmika.

Pria yang berprofesi sebagai ASN di lingkungan Pemkab Badung tersebut mengutarakan jika semua itu terlihat nyata karena pajat tebing merupakan cabang olahraga (cabor) terukur, yang sudah pasti kelihatan hasilnya.

“Jadi ini juga yang membuat kedatangan tim pajat tebing PON Jawa Tengah sangat memberikan hikmah positif. Apalagi selama ini tim panjat tebing PON Bali belum bisa maksimal karena harus latihan mandiri di pengkab/pengkot FPTI masing-masing akibat masa pandemi ini,” tandas Putu Yudiatmika. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here