Pandemi Covid-19, Peminat Pelatihan Membludak

0
72
PELATIHAN OTOMOTIF : Peserta melakukan praktek pelatihan otomotif di UPTD LLK Meliling

TABANAN – Pandemi Covid-19 membuat banyak orang kehilangan pekerjaan terutama yang berkecimpung di sektor pariwisata. Mereka pun mencoba membuka usaha dan mengikuti berbagai pelatihan keterampilan yang bersifat life skill.

Hal itu terbukti dari membludaknya peminat pelatihan yang digelar  UPTD Lembaga Latihan Kerja (LLK) Disnakertrans Tabanan selama pandemi Covid-19. Pihak LLK terpaksa melakukan seleksi karena kuota hanya 16 orang setiap angkatan di masing-masing jurusan.

Kepala UPTD LLK Tabanan I Gede Nengah Sugiarta mengatakan, pandemi Covid-19 membuat banyak tenaga kerja yang terkena PHK, dirumahkan karena perusahaan tak lagi bisa produksi. Belum lagi siswa baru lulus belum terserap di dunia kerja. Mereka pun selepas sekolah ingin menambah keterampilan yang dimiliki dengan harapan bisa membuka usaha sendiri.  Apalagi, seluruh biaya pelatihan ditanggung pemerintah pusat. “Ini tidak hanya terjadi di Tabanan, tetapi di seluruh daerah. Sayang memang kuota terbatas 16 orang dan yang mendaftar bisa mencapai 80 orang di tiap angkatan,” ungkap Sugiarta, Rabu (25/11/2020).

Dikatakan, khusus di LLK Tabanan,  pagu kegiatan pelatihan ada 10 paket di tahun ini. Sampai Maret (sebelum Pandemi), sudah dilaksanakan empat paket yakni dua paket barista, tata rias serta menjahit. “Saat pandemi pelatihan distop dan baru mulai dilanjutkan kembali pada Oktober untuk enam paket pelatihan,” katanya.

Dari enam paket yang kembali dilanjutkan tersebut, dua diantaranya atau paket sudah selesai yakni paket pelatihan pengolahan hasil pertanian dan tata boga. Sedangkan empat paket lainnya masih berjalan seperti kejuruan menjarit, kejuruan las, kejuruan otomotif sepeda motor dan AC pendingin. (jon,dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here