
BADUNG – Gudang UD Fany di Jalan Raya Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, terbakar, Senin (23/11/2020) pukul 12.00 Wita. Kobaran si jago merah menghanguskan seluruh barang beserta 10 sepeda motor dan satu unit mobil.
Kebakaran gudang persis depan Simpang Umalas itu kali pertama diketahui karyawan Miftahul Huda (27). Saksi yang sedang tiduran di kamar atas dikagetkan dengan suara ledakan serta panas menyengat. Ia pun bergegas turun dan seketika panik lantaran melihat kobaran api. “Saksi berlari keluar gudang sembari berteriak minta tolong,” Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa.
Hawa panas akibat kebakaran itu tak hanya dirasakan karyawan gudang. Salah seorang warga, Agung Billy (33) yang sedang berada di rumahnya juga merasakan pengap. “Saksi keluar kamar dan sampai halaman rumahnya melihat kepulan asap tebal dari utara,”kata Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Ketut Oka Bawa.
Agung yang penasaran kembali masuk rumah kemudian bergegas menuju lantai dua. Sampai balkon, ia melihat kobaran api dari gudang Fany milik Arifin (53) tersebut. “Saksi langsung menghubungi pemadam kebakaran,”ungkapnya.
Karyawan bersama beberapa orang warga mencoba memadamkan api menggunakan selang dan mesin kompresor air tapi upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api cukup besar. Si jago merah akhirnya dijinakkan petugas pemadam dari Pos Kunti, Seminyak, dan Dalung.
Iptu Oka Bawa menegaskan kebakaran tidak sampai menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian material diperkirakan 1,5 miliar. “Berdasakan hasil olah TKP, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik”tegasnya.(dum)








