Duel Dua ABG Nyaris Berujung Bentrok Warga

0
768
Polres Klungkung merilis kasus perkelahian dua anak muda yang nyaris berujung bentrok antar warga

KLUNGKUNG-Bermula duel satu lawan satu antara Kadek CY (17) dengan FA (17), keduanya merupakan anak baru gede (ABG), nyaris berujung bentrok warga Kampung Gelgel dengan warga Banjar Minggir, Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung. Bahkan salah seorang warga Banjar Minggir sempat membunyikan kentongan sehingga warga meluber turun ke jalan.

Untungnya aparat kepolisian dari Polsek Klungkung bersama aparat Polres Klungkung cepat tiba di lokasi kejadian. Polisi berhasil meredam emosi warga, sehingga tidak sampai terjadi bentrok.

Tapi pengusutan kasus tersebut, pihak kepolisian menetapkan tiga tersangka, Kadek CY, FA serta Hendri Yansyah.

Permasalahan yang terjadi Sabtu (14/11/2020) bermula hal sepele. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Ario Seno Wimoko membeberkan, bermula saat Kadek CY (17) asal Dusun Minggir, Desa Gelgel, menggeber motornya saat melintas di depan rumah FA (17) asal Kampung Gelgel, Sabtu (14/11/2020) lalu.

Hal ini membuat FA tersinggung, lalu menantang Kadek CY untuk berduel melalui pesan whatapp. Hal ini pun disambut oleh Kadek CY dan mereka sepakat berduel di area Parkir Pura Watu Klotok.

” FA datang seorang diri, sementara Kadek CY datang bersama dua orang rekannya,” ujar Ario Seno Wimoko saat merilis kasus itu, Senin (16/11/2020).

Duel pun terjadi antar keduanya, sampai akhirnya FA mengaku kalah dan meminta maaf kepada Kadek CY. Perkelahian itu sempat berakhir damai di parkiran Pura Watu Klotok.

Dalam perjalanan pulang FA yang sudah lebam, ia melalui Gor Swecapura Gelgel. Saat itu ia bertemu dengan rekan-rekannya, dan mengaku dikroyok. Pernyataam FA itu, membuat rekan-rekannya tidak terima. FA bersama beberapa rekannya, lalu mendatangi rumah Kadek CY di Banjar Minggir dan terjadi keributan di rumah Kadek CY.
Saat itu Kadek CY sempat memukul salah seorang teman FA hingga hidungnya berdarah.

“Salah seorang rekan FA, pulang dan menyampaikan ke orang tua FA (Hendri Yansyah) terkait situasi FA yang berada di kediaman Kadek CY,” ungkap Ario Seno Wimoko.

Lalu Hendri Yansyah sambil membawa parang, bersama beberapa warga dari Kampung Gelgel langsung menuju Banjar Minggir hendak ke rumah Kadek CY. Namun di depan rumah Kadek CY sudah berkumpul warga Banjar Minggir dan warga Kampung Gelgel. Melihat banyak warga di depan rumahnya, salah seorang kakak Kadek CY, membunyikan kentongan milik Banjar Minggir, sehingga warga Minggir makin banyak keluar ke jalan.

“Polisi berhasil memisahkan kedua kelompok massa, untuk tidak melakukan bentrok lebih lanjut. Serta menyelesaikan perkara pihak-pihak yang bertikai, di kepolisian,” tandas Ario Seno Wimoko.

Kadek CY dijerat dengan pasal 351 KUHP karena melakukan penganiayaan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara serta dijerat dengan pasal 184 ayat 2 KUHP tentang perkelahian satu lawan satu dengan ancaman 1 tahun 4 bulan.

Sedangkan FA dijerat dengan pasal 184 ayat 2 KUHP serta Hendri Yansyah dijerat dengan pasal 2 ayat 1 Undang -Undang Darurat No.12 Tahun 1951, karena membawa senjata tajam. Kadek CY dan FA tidak ditahan karena masih dibawah umur. Sedangkan Hendri Yansyah yang merupakan ayah dari FA ditahan di ruang tahanan Polres Klungkung. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here