Tiga Ranperda RDTR Final, Tiga Masih Nunggak

0
31

MANGUPURA – DPRD Badung baru menyelesaikan pembahasan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Artinya masih ada tiga Ranperda RDTR yang masih dalam penggodokan.

Ketua DPRD Badung, Putu Parwata menjelaskan pihaknya baru bisa menyelesaikan tiga Ranperda RDTR, yakni RDTR Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Selatan.

“Masih ada tiga Ranperda RDTR yang masih dalam tahap pembahasan, yaitu Kecamatan Mengwi, Abiansemal dan Petang,” ungkap Putu Parwata yang dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).

Dikatakan, RDTR wajib dituntaskan agar semua kecamatan di Badung memiliki payung hukum sebagai turunan dari Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung. Karena itu, pihaknya menargetkan ketiga Ranperda RDTR yang masih dibahas rampung pada 2021.

“Saat ini Pansus masih melakukan kajian-kajian lapangan, masukan masyarakat, stakeholder dan studi komparasi. Kami targetkan awal 2021 tuntas,” paparnya.

Secara terpisah Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa mengatakan Ranperda yang telah rampung adalah Ranperda Rancangan Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Kuta Utara. Bahkan, RDTR ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian yang harus segera ditetapkan.

“Nanti pada tanggal 24 November 2020 kita akan menyepakati ranperda ini untuk dijadikan Perda di Kabupaten Badung,” paparnya.

Suyasa berharap, dalam RDTR terbaru terdapat semacam kebijakasanaan bagi daerah-daerah yang sudah terlanjur melanggar, sehingga investasi yang sudah terbangun tidak mubazir.

Sementara Kepala DPMPTST Badung, Made Agus Aryawan sepakat RDTR harus mempermudah masuknya investasi ke Badung. Pihaknya pun mengaku selama ini sulit mengeluarkan sejumlah perizinan karena terbentur regulasi. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here