Black Spot, Jalan By Pass Sukarno Rawan Laka Lantas

0
35
SURVEY : Dirlantas Polda Bali didampingi Kasat Lantas Polres Tabanan melakukan survey jalur rawan kecelakaan di Tabanan.

TABANAN – Jalan Bypass Ir. Soekarno Tabanan tepatnya di depan swalayan Hardys Tabanan masuk black spot atau lokasi rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Tabanan. Kawasan tersebut disebut rawan kecelakaan berdasarkan data peristiwa yang terjadi. Sejak Januari hingga Oktober ini, terjadi 9 kali peristiwa kecelakaan. Dari peristiwa tersebut, tiga diantaranya meninggal dunia dan 6 orang luka ringan.

Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Ni Putu Wila Indrayani mengungkapkan, hal tersebut sesuai dengan jumlah data dan hasil survei jalur wilayah Tabanan oleh Ditlantas Polda Bali bersama instansi terkait serangkain persiapan menjelang libur panjang dan operasi Zebra Lempuyang 2020, Sabtu (24/10/2020). Dalam survei jalur tersebut, tak hanya black spot yang menjadi sorotan. Beberapa hal juga menjadi sorotan seperti lokasi rawan banjir terutama genangan air di jembatan, lokasi rawan macet dan rest area di wilayah Tabanan.

“Polda Bali telah melaksanakan survei jalur wilayah Tabanan persiapan pengamanan libur panjang Maulid Nabi Muhammad serta kesiapan Operasi Zebra Lempuyang 2020. Ada beberapa poin yang menjadi atensi,” ungkap AKP Wila, Minggu (25/10/2020).

Disebutkan, untuk atensi lokasi rawan banjir yakni di Jembatan Yeh Sungi, Dadakan, Kecamatan Kediri. Di lokasi tersebut, agar dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk mengoptimalkan fungsi gorong-gorong sehingga tidak menimbulkan genangan pada saat hujan. Kemudian, rambu petunjuk arah agar dapat dipindahkan ke tempat yang dapat terlihat pengendara, serta dahan dan ranting dapat dipotong sehingga tidak menghalangi pandangan para pengendara.

Kemudian untuk kawasan black spot, kata Wila, adalah pada Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 18.610 Kecamatan Kediri atau yang lebih dikenal dengan Bypass Ir. Soekarno. Lokasi tepatnya adalah di depan swalayan Hardys, Kediri. Sehingga diharapkan agar ditambah spanduk himbauan lokasi rawan laka, berkoordinasi dengan instansi terkait untuk perbaikan lampu APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) di sebelah kanan Hardys serta koordinasi dengan instansi terkait untuk memotong dahan dan ranting yang menutupi rambu lalu lintas.

“Di wilayah Kerambitan juga kami diharapkan untuk aktif dalam memberi himbauan kepada pengendara truk agar tidak parkir di badan jalan termasuk atensi jalur rawan kecelakaan,” pintanya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here