Belum Musim Angin Barat, Enam Truk Sampah Dievakuasi dari Pantai Kuta Utara

0
24
Petugas DLHK Badung melakukan pembersihan dan evakuasi sampah dari pesisir pantai wilayah Kuta Utara.

BADUNG – Meski belum memasuki musim angin barat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung mengevakuasi enam truk sampah dari area pantai wilayah Kuta Utara.

Kepala Bidang Pengelolaan Kebersihan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLHK Badung AA Gede Agung Dalem mengatakan, evakuasi sampah dilakukan sejak Senin (12/10/2020) masing-masing empat truk dari area Pantai Berawa, satu truk dari Yeh Poh, dan satu truk dari Batu Bolong. “Evakuasi sudah selesai kami lakukan. Itu merupakan sampah yang hanyut ketika hujan,” ungkapnya, Selasa (13/10/2020).

Menurutnya, volume sampah tergolong tidak terlalu banyak. Namun, karena kondisinya tersebar dari area Pantai Petitenget hingga Seseh, pihaknya melakukan pembersihan dengan dua metode yaitu menggunakan alat berat dan secara manual. Itu dilakukan dengan memperhatikan tingkat kegemburan pasir di masing-masing area pantai.”Pantai yang gembur tentunya akan sulit dilintasi oleh alat berat,”ujar Gung Dalem.

Secara umum, kata Gung Dalem, pesisir barat Kabupaten Badung masih terbilang aman dari sampah kiriman. Ia mensinyalir karena kondisi angin saat ini yang masih termasuk angin timuran.  Pihaknya kini cenderung memberikan atensi di pesisir timur Badung mengingat angin barat ataupun timur biasanya sama-sama membawa sampah menepi pada area pantai.

Personel maupun sarana kini disiapkan menghadapi potensi adanya sampah di wilayah pantai barat. “Ada 40-an alat berat dan truk. Sedangkan untuk tenaga ada 12 orang tim URC yang akan dibantu sekitar 200-an orang tenaga kebersihan. Jadi itu yang nanti akan kami atur beban kerjanya berdasarkan zona evakuasi,” tandasnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here