Koster : Masyarakat Karangasem Mesti Pilih Pemimpin Polos Berintegritas

0
224
Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster bersama calon bupati Karangasem I Gede Dana pada suatu acara

KARANGASEM—Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, I Wayan Koster terus mengawal perjuangan calon bupati dan wakil bupati Karangasem nomor urut 01, I Gede Dana dan I Wayan Arta Dipa, agar bisa memenangkan Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 mendatang.

Koster mengawal di setiap kampanye dialogis yang dilakukan pasangan calon yang diusung PDI Pejuangan dan Partai Hanura, serta didukung Partai Solidaritas Indonesia dan PKB ini.

Wayan Koster ikut mendampingi Gede Dana saat melakukan kampanye dialogis di wilayah Kecamatan Kubu, Minggu (11/10/2020). Hal serupa juga digaungkan sehari sebelumnya, saat mendampingi Dana Dipa bersafari di wilyah Kecamatan Selat.

Kehadiran Ketua Partai Moncong Putih di Bali mendampingi Dana Dipa, mendapat sambutan tokoh masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu. Baik di Kecamatan Selat dan Kecamatan Kubu, Koster menggeber visi misi Nangun Sat Kerti Loka Bali melalui pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru.

Menurut Koster visi misi pasangan calon Dana Dipa ini satu jalur dengan visi misi Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat. Pada kesempatan itu, Koster mengajak masyarakat Selat dan Kubu, umumnya masyarakat Karangasen untuk memilih pemimpin polos dan memiliki integritas dalam menahkodai Karangasem 5 tahun kedepan. Menurut Koster, sosok pemimpin polos dan sederhana itu ada pada diri Gede Dana.

“Kalau urusan niskala, tidak bisa main-main. Perlu orang serius, tidak neko-neko membangun Karangasem. Saya menilai Gede Dana punya semua itu. Punya koneksi ke pemerintah di atasnya soal anggaran, dan mampu mencari celah mencari sumber pendapatan. Gede Dana anak dari petani tulen. Orangnya juga tidak neko-neko, polos, sederhana dan tidak memiliki jiwa pedagang,” ucap Koster.

Koster juga berpesan, Dana Dipa maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem harus dengan niat tulus dan menjalankan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan baik.

“Alam sudah memberi respon positif, astungkara menang dalam Pilkada nanti, jalankan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali ini sebaik-baiknya. Saya yakin masyarakat Karangasem pasti akan senang,” ucapnya.

Sebelumnya calon Bupati Gede Dana, mengatakan, dia dan calon wakilnya Wayan Artha Dipa maju dalam suksesi pemimpin Karangasem, karena tergerak untuk membangun perubahan Karangasem. Itu dilakukan karena dalam lima tahun terakhir, laju pertumbuhan perekonomian masyarakat dan pembangunan di Karangasem cendrung bergerak mundur.

Pada kesempatan itu, Gede Dana juga menawarkan lima program unggulan kepada masyarakat Selat, umumnya masyarakat Karangasem. Lima pogram unggulan itu masuk dalam visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru.

“Program kami ini satu jalur dengan program Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat, tapi untuk di Karangasem kami tambahkan dengan penguatan muatan lokalnya,” ucap Gede Dana yang disambut tepuk tangan masyarakat dibarengi dengan pekikan Dana Dipa menang.

Menurut Gede Dana, dengan dana APBD dan PAD yang kecil sangat tidak mungkin, perlu anggaran cukup dan harus ada kesamaan visi denga pemerintah diatasnya. Dengan satu jalur, kata Gede Dana, gubernur dan presiden lebih mudah untuk membantu mencarikan dana agar bisa mewujudkan program pemerintah di daerah.

“Tiang siap lahir batin ngayah di Karangasem, karena Nangun Sat Kerthi itu muatannya sekala dan niskala,” ucapnya.

Gede Dana mengakui, saat ini Pemprov Bali dan Pemerintah Pusat sudah memberi perhatian terhadap pembangunan di Karangasem. Hanya saja akibat penyampaian yang tidak tepat membuat serapan anggaran yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan dan pembangunan menjadi mandeg.

Di tengah wabah dan bencana yang terus melanda, kata Gede Dana, dalam visi misinya, pihaknya memasang penguatan kemandirian pangan masyarakat yang terdepan. Penguatan kemandirian pangan masyarakat ini dilakukan dengan memprioritaskan program pembangunan disektor pertanian dalam arti luas.

“Sektor pertanian harus diprioritaskan karena ini menyangkut penguatan kemandirian pangan masyarakat di tengah situasi bencana yang ada,” ucap Gede Dana.

Tokoh mayarakat Banjar Sogra, Jro Mangku Wayan Sukra dan tokoh masyarakat Desa Muncan, Jro Putus Upedesa ( Jro Suwena), dan tokoh masyarakat Kecamatan Kubu, I Gede Dariana, sangat mengapresiasi visi misi yang di tawarkan Dana Dipa itu. Mereka berharap Gede Dana dan Wayan Artha Dipa bisa memenangkan pertarungan di Pilkada nanti. Alasannya, dengan kemenangan itu visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan mulus bisa dijalankan di Karangasem.

“Nangun Sat Kerthi Loka Bali, tidak saja menguatkan pembangunan secara nyata (sekala) yang melindungi kearifan lokal yang ada, juga menguatkan pembangunan spiritual masyarakat melalui tradisi dan budaya yang ada,” ucap Jro Suwena. (wat/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here