Sikapi Masalah Ekonomi, LPM Legian “Razia Perut Lapar”

0
64
Aksi bagi-bagi nasi bungkus yang dilaksanakan LPM Legian di area pantai.


BADUNG – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian mempunyai cara unik dalam menyikapi masalah ekonomi dampak pandemi Covid-19 yang diistilahkan “Razia Perut Lapar”.

Ketua LPM Legian Wayan Puspa Negara yang dihubungi menuturkan, “Razia Perut Lapar” itu berupa kegiatan membagi-bagikan nasi bungkus gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Pelaksanaannya setiap Jumat atau Sabtu sembari mensosialisasikan protokol kesehatan cegah penyebaran Covid-19. “Itu kami laksanakan sejak Mei lalu. Setiap kali, minimal kami bagikan 100 bungkus nasi secara gratis dan sampai sekarang sudah 1.000 bungkus lebih yang sudah dibagi-bagikan,” ujarnya, Minggu (27/9/2020).

Pelaksanaan kegiatan, lanjut Puspa Negara, merupakan hasil kerjasama antara LPM Legian dengan Aku For Bali melalui produk berupa Nasi Bungkus Tetangga (NBT). Selain para pemulung yang diajak bekerja bakti setiap Jumat, pembagian nasi bungkus itu juga menyasar masyarakat umum yang memang membutuhkan. “Beberapa kali terakhir, kami juga menyasar masyarakat di area pantai,” bebernya sembari menambahkan bahwa kegiatan rencana dilaksanakan secara berkelanjutan.

Puspa Negara menyampaikan pelaksanaan kegiatan disambut antusias masyarakat hingga persediaan nasi bungkus habis. “Nasi ini kami berikan gratis dengan syarat mereka itu wajib pakai masker tapi kalau tidak pakai masker, kami berikan masker,” ungkapnya.

Tak hanya nasi bungkus, pihaknya juga membagikan sayur gratis kepada masyarakat bekerjasama dengan Pasar Rakyat. “Pembagian sayuran ini juga merupakan bagian atau satu kesatuan dengan kegiatan Razia Perut Lapar,” imbuhnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here