
TABANAN – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak jalan umum Denpasar Gilimanuk, tepatnya di Banjar Bonian, Desa Antap, Selemadeg, Tabanan. Seorang pemotor ditemukan tewas tergeletak di got pinggir jalan Banjar Bonian, Rabu (09/9/2020). Diduga korban mengalami kecelakaan tunggal out of control (OC) kemudian menabrak tiang listrik hingga ditemukan tewas di tempat.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan diduga terjadi Selasa(08/9/2020) sekitar pukul 23.30 WITA, namun baru diketahui warga Rabu (09/9.2020) sekitar pukul 0730 WITA dan langsung melaporkan ke Polsek Selemadeg. Diduga korban yang diketahui bernama Abdul Mubin Ibrohim (26) asal Desa Tamansari, Tegalsari, Banyuwangi. Korban datang dari arah barat (Gilimanuk) mengendarai sepeda motor Honda CB150R Nopol P 6370 RF dengan kecepatan tinggi. Setibanya di TKP, saat melintasi jalan tanjakan dan tikungan landai ke kiri, pengendara sepeda motor Honda CB150R tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Motor oleng ke kanan sampai melewati as dan badan jalan. Korban kemudian menabrak tiang listrik yang ada di bahu jalan sebelah selatan jalan.
Karena jalur sepi dan peristiwa kecelakaan terjadi tengah malam, tidak ada yang mengetahui. Apalagi korban terjatuh ke selokan di pinggir jalan sehingga tidak terlihat. Barulah pagi hari, diketahui warga dan melapor ke Polsek Selemadeg. Mendapat laporan tersebut petugas bersama tim medis dari Puskesmas Selemadeg I langsung ke lokasi. Korban berhasil dievakuasi dan dalam keadaan sudah meninggal. Dari visum luar diketahui korban mengalami pendarahan dari hidung dan mulut, kepala memar dan ditemukan sudah meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Kapolsek Selemadge Kompol I Made Budi Astawa membenarkan kecelakaan tersebut. Dari keterangan saksi dan hasil olah TKP, korban diduga mengalami out of control (OC). Korban tidak mampu mengendalikan laju motor ketika memasuki tikungan ke kiri sehingga motor oleng ke kanan dan akhirnya menabrak tiang listrik di selatan badan jalan. “Dugannya korban mengalami kecelakaan tunggal out control,” jelas Kompol Budi Astawa. (jon)








