Update Covid-19 di Wilayah Kodam IX/Udayana,  Bali Catat Kasus Positif Tertinggi

0
43
EVALUASI : Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara menerima laporan Danrem di Bali Nusra terkait Covid-19.

DENPASAR – Di wilayah teritorial Kodam/IX Udayana, Bali mencatat kasus positif Covid-19  tertinggi dibandingkan NTB-  NTT (Nusra) yaitu 5.367 orang. Pasien meninggal 70 orang, sembuh 4.534 orang dan 763 orang masih dalam perawatan.

Data kasus per 1 September 2020 itu dilaporkan Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Husein Sagaf kepada Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara secara virtual saat paparan evaluasi pelaksanaan operasi penanganan Covid-19 dan pendisiplinan protokol kesehatan di wilayah Bali Nusra, Rabu (2/9/2020).

Sementara, di Provinsi NTB tercatat 2.785 orang positif, 2.106 orang sembuh, 162 orang meninggal dan 517 pasien sedang dirawat. Sedangkan wilayah NTT tercatat  ada 191 orang positif, 159 orang sembuh, 2 orang meninggal dan 30 pasien masih dirawat.

Mayjen Kurnia Dewantara menyampaikan,  tingginya kasus positif di wilayah Bali harus menjadi perhatian bagi jajaran Korem 163/Wirasatya.   “Selisih antara warga yang baru terpapar virus corona dengan tingkat kesembuhan semakin melebar sehingga perlu peningkatan kegiatan sosialisasi dan edukasi kedisiplinan serta penegakan hukum protokol kesehatan kepada masyarakat,”ujar Kurnia Dewantara selaku Pangkogasgabpad operasi penanganan Covid-19 dan pendisiplinan protokol kesehatan wilayah Bali Nusra.

Ia menjelaskan, kecenderungan trend peningkatan kasus Covid-19 di wilayah Indonesia dan dunia  tidak bisa terlepas dari upaya semua negara untuk memulai tatanan hidup baru untuk pemulihan ekonomi. Kondisi ini  tentunya meningkatkan interaksi antar manusia. “Tugas kita sebagai ujung tombak dari pendisiplinan protokol kesehatan menjadi tantangan bagi kita semua. Evaluasi pendisiplinan ini sangat penting karena data itu menunjukkan intensitas kegiatan terutama dari pihak-pihak Kodim,”tegasnya.

Pangdam juga mengingatkan kepada para Danrem supaya meningkatkan daya tahan tubuh serta melaksanakan pendataan terhadap prajurit terutama yang memiliki penyakit bawaan (komorbid) karena rentan terkena virus corona.  (bar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here