
DENPASAR – Para atlet kabaddi Denpasar nampaknya masih berkutat pada latihan fisik meski sudah masuk pada masa new normal sekarang ini. Pasalnya, untuk latihan bersama masih menunggu kondisi benar-benar normal dari pandemi.
“Kami masih belum berani meginstruksikan kepada para atlet untuk latihan bersama karena kabaddi itu olahraga yang menggunakan sentuhan fisik. Terpenting berlatih dululah secara mandiri dalam terus meningkatkan fisiknya. Kalaupun latihan pribadi bolehlah menggunakan teknik namun dalam bentuk gerakan saja tanpa ada rekan lainnya,” ungkap Ketua Pengkot FOKSI Denpasar Ida Bagus Gana Putra Karang, Minggu (30/8/2020).
Gus Gana mengaku, dirinya enggan berspekulasi dengan latihan bersama itu karena kasus pandemi di Denpasar masih banyak. Demi menjaga para atletnya dan tidak menambah kasus baru, maka latihan mandiri tetap menjadi sarannya untuk para atletnya. “Menunggu dulu dari pihak Pengprov FOKSI Bali, PB FOKSI dan pemerintah untuk boleh melakukan latihan bersama. Kalau masih belum ada seruan diperbolehkan latihan bersama kami tak ingin melanggar itu. Lebih baik menunggu sambil mempersiapkan fisik atlet lebih bugar lagi,” tegasnya.
Gus Gana yang juga Perbekel Desa Dangin Puri Kauh mengutarakan pilihan aman itu, juga karena Porprov Bali XV/2022 di Badung juga masih lama, sehingga saat waktu normal nanti masih ada waktu untuk berlatih dengan matang. “Kami tidak mau berlatih secara buru-buru kalau justeru terdampak terhadap hal-hal yang tak diinginkan. Kami rasa dengan fisik bugar bakal membuat latiha teknik akan lebih baik,” tutupnya. (ari)








