BLT di Nusa Penida Cair Hanya Dua Bulan

0
56

Bupati Suwirta saat menyerahkan bantuan langsung tunai di Kecamatan Dawan

KLUNGKUNG- Bantuan langsung tunai (BLT) yang digelontorkan Pemkab Klungkung kepada warga di Kecamatan Nusa Penida yang berhak menerimanya, bakal dicairkan hanya untuk dua bulan.

Sementara warga di tiga kecamatan lainnya, Kecamatan Dawan, Klungkung dan Kecamatan Banjarangkan tetap menerima selama tiga bulan.

Munculnya ketimpangan itu lantaran sebelumnya penyaluran bantuan pangan non tunai dari sejumlah desa adat di Nusa Penida, sempat bermasalah, bantuan dibagi merata kepada semua krama desa adat.

Bantuan pangan non tunai yang dibagikan merata di Nusa Penida baru diterima sekali. Bantuan itu berupa paket sembako dengan kisaran nilai antara Rp 100 ribu – Rp 250 ribu. Sedangkan BLT nilainya Rp 600 ribu setiap bulan diterima selama tiga bulan.

“Penyaluran BLT tetap berdasarkan ketentuan yang ada. Kalau kami tetap rujukannya adalah peraturan yang ada. Dalam SK (surat keputusan) bupati sudah jelas ditulis, BLT diperkecualikan salah satunya bagi penerima bantuan pangan non tunai desa adat,” ujar Kepala Inspektorat Kabupaten Klungkung I Made Seger, Rabu (26/8/2020).

Seger menunjukkan Keputusan Bupati Klungkung Nomor 293/05/HK/2020 tentang Pemberian Bantuan Sosial Kepada Keluarga Yang Terdampak Covid-19 di Kabupaten Klungkung, salah satu point tertulis, bantuan sosial kepada keluarga terdampak Covid-19 tidak diberikan salah satunya kepada penerima bantuan pangan non tunai desa adat.

Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan, dirinya sudah memerintahkan Sekda Gede Putu Winastra membuatkan SK, BLT untuk warga Nusa Penida yang berhak hanya dibayarkan untuk dua bulan. “ Saya hitung bantuan desa adatnya satu bulan, sedangkan BLT akan dicairkan kepada warga yang berhak untuk dua bulan saja,” tegas Suwirta.  (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here