IDI Datangi Polres Bangli, Dukung Penegakan Hukum Pelanggar Prokes

0
57

Perwakilam IDI Bangli saat mendatangi Kapolres guna menyampaikan dukungan penegakkan hukum bagi pelanggar prokes

BANGLI—Perwakilan Ikatan Dokter Indonsia (IDI) Cabang Bangli, mendatangi Polres Bangli,Senin (24/8/2020). Kedatangan perwakilan IDI Bangli yang diketuai dokter I Dewa Gde Oka Darsana, diterima langsung Kapolres Bangli AKBP I Gusti gung Dhana Aryawan didamping Kasat Intelkan AKP I Made Budiarta.

Perwakilan IDI menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap TNI/Polri khususnya Polres Bangli dalam menegakkan hukum atas pelanggar protokol kesehatan (Prokes) sesuai Intruksi Presiden No.6 Tahun 2020.

Dewa Oka Darsana pada kesempatan itu memaparkan sejumlah tenaga medis RSUD Bangli selama ini ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun pelayanan di RSUD Bangli berjalan normal.

“Kerjasama lintas sektoral sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19,”katanya.

Dia menegaskam dukungannya, kepada aparat penegak hukum, pihaknya juga memberikn dukungan kepada Polres Bangli dan TNI, untuk menegakan hukum kepada pelanggar protocol kesehatan sesuai aturan yang ada.

“Kami sangat mendukung adanya penegakan hukum terhadap para pelanggar prokes demi keamanan dan keselamatan bersama,”ujarnya.

Sementara Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan menegaskan dukungan dari IDI Bangli terhadap TNI/Polri dalam pendisiplinan dan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan sangat berarti bagi Polres khususnya Polres Bangli sesuai Intruksi Presiden No.6 Tahun 2020 tersebut.

Menurut mantan Kapolres Mappi, Papua ini, tenaga medis selain sebagai garda terdepan juga benteng terakhir dalam penanggulangan Covid-19. Karennya, para tenaga medis diharapkan harus tetap menjaga kesehatan, memberikan pelayanan kesehatan sesuai prosedur keamanan diri untuk mencegah bertambahnya tenaga medis yang terpapar Covid-19.

“Apabila upaya pendisiplinan berhasil, maka tugas tenaga medis akan berkurang karena pasien sedikit,”jelasnya. (dus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here