
BADUNG – Sekaa Teruna Setya Budhi Banjar Ubung Desa Adat Jimbaran menggelar lomba layang-layang Celepuk yang terbilang berbeda dari lainnya. Penilaiannya dilakukan mulai dari proses pembuatan.
Ketua Pelaksana Perlombaan bertajuk STSB Celepuk Kite Fest I Kadek Sanjaya mengatakan, perlombaan layang-layang mulai dari proses pembuatan tergolong jarang ditemui karena umumnya penilaian lebih pada penaikan serta gerakan ketika mengudara. “Yang dinilai dalam perlombaan ini adalah bagaimana kreativitas, kerapian dan kecepatan para peserta dalam membuat layangan Celepuk dan pastinya juga yang dinilai adalah bagaimana layangan itu ketika mengudara,” ujarnya di sela-sela lomba, Minggu (23/8/2020).
Dalam perlombaan, 24 peserta diberi waktu selama lima jam dari pukul 10.00 Wita- 15.00 Wita. Setelah itu, dilanjutkan dengan penaikan layang-layang di pesisir pantai dari pukul 15.00 Wita- 17.00 Wita. “Lomba membuat layang-layang ini kami buka untuk umum, bukan hanya untuk warga Jimbaran saja. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang semeton rare angon, untuk berkreativitas sekaligus menyalurkan hobi mereka,” sebutnya.

Menurutnya, lomba membuat layangan Celepuk sesungguhnya merupakan satu dari dua kategori perlombaan dalam event STSB Celepuk Kite Fest. Selain membuat layangan Celepuk, juga diselenggarakan lomba Celepuk Airbrush/Lukis/Pulas Motif Bebas. Kategori ini hanya dibuka untuk masyarakat lokal Jimbaran. “Untuk kategori Celepuk Airbrush diikuti 32 peserta. Yang dinilai di antaranya adalah motif gambar dan gerakannya ketika di udara,” bebernya sembari menyebutkan perlombaan memperebutkan trophy, piagam, dan uang tunai.
Terpisah, Kelihan Adat Banjar Ubung Jimbaran Made Subagiada sangat mendukung pelaksanaan perlombaan yang digarap para yowana Banjar Ubung. Selain dalam rangka memeriahkan HUT ke- 75 Kemerdekaan RI, kegiatan juga diharapkan menunjang kreativitas dan seni kaum milenial. “Ini juga termasuk dalam rangka pelestarian budaya yang ada di Bali. Tentu ini sangat baik, sembari menghindarkan generasi milenial dari pengaruh ataupun aktivitas negatif,” katanya didampingi Ketua Sekaa Teruna Setya Budhi Banjar Ubung Desa Adat Jimbaran I Wayan Arif Masriadi sembari menambahkan lomba terselenggara atas kerjasama berbagai pihak. (adi)








