
TABANAN – Sebagai salah satu cabang olah yang bisa dikembangkan menjadi sport tourism, dua lokasi Daerah Tujuan Wisata (DTW) yakni Ulun Danu Beratan dan Tanah Lot dipilih Pengprov FOPI Bali sebagai lokasi rekaman video untuk Kejuaraan Dunia Petanque yang diselenggarakan secara online.
Menurut Ketua Umum FOPI Bali I Nyoman Yamadhiputra, pemilihan kedua tempat itu dianggapnya sangat tepat karena memiliki panorama alam yang indah. “Tak hanya itu, dua tempat tersebut juga sudah direkomendasikan Dinas Pariwisata Tabanan. Dipilihnya tempat itu juga merupakan salah satu syarat untuk menjadi pemenang dalam kejuaraan dunia ini,” ungkap Yamadhiputra, Rabu (29/7/2020).
Selain faktor alam, dengan mengikuti kejuaraan dunia ini secara tidak langsung mempromosikan pariwisata Bali khususnya yang berada di Tabanan. “Pertimbangannya karena kejuaraan dunia itu diikuti banyak negara sehingga DTW tersebut akan lebih dikenal komunitas petanque di seluruh dunia,” tambah Yamadhiputra.
Pengambilan video sendiri berlangsung beberapa hari. Dari jadwal kejuaraan dunia tersebut, peserta diperbolehkan membuat video dari tanggal 27 Juli sampai 2 Agustus karena pada 3 Agustus video sudah harus dikirim ke Perancis oleh FOPI Pusat. Selanjutnya padal 6 – 8 Agustus diseleksi dan diumumkan pemenangnya.
Sementara itu, Ketua Pengkab FOPI Tabanan I Ketut Westra dikonfirmasi terpisah menuturkan, dari 6 atlet terpilih di Kejuaraan Dunia itu, 5 diantaranya berasal dari Tabanan. “Awalnya kami mengusulkan 12 atlet namun hanya 5 yang terpilih. Pertimbangannya karena persyaratan atlet yang boleh ikut harus memiliki paspor. Maka dari itu, hanya 5 saja yang diperbolehkan,” urai Westra. (ari)








