DenpasarHukumTerkini

Penyelundupan 36 Ekor Penyu Hijau Digagalkan

DENPASAR – Tim Subdit Gakkum Direktorat Polairud Polda Bali mengagalkan upaya penyelundupan 36 ekor penyu hijau dilakukan tujuh orang, Sabtu (11/7) malam di perairan laut Serangan, Denpasar Selatan.

Pengungkapan berawal dari kecurigaan polisi terhadap aktivitas bongkar dari salah satu perahu kayu di Pantai Serangan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 36 ekor penyu hijau masih hidup. Enam ABK beserta nahkoda Muhalim ditangkap. “Dari hasil interogasi, para pelaku mengaku menangkap puluhan ekor penyu hijau itu dari perairan laut Kerajakan,”ujar Direktur Polairud Polda Bali Kombes  Toni Ariadi Effendi, Minggu (12/7).

Rencananya, satwa dilindungi itu diserahkan kepada seorang bernama Muhayat yang tinggal di Serangan, Denpasar Selatan.  “Para pelaku melanggar pasal pasal 21 ayat 2 huruf (a) Jo pasal 40 ayat 4 undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya,” tegasnya.

Menurutnya, penyu hijau merupakan satwa dilindungi yang seharusnya dijaga habitatnya. “Aksi mereka tidak bisa kami biarkan karena merusak ekosistem dan kelangsungan hidup satwa yang dilindungi,” tandasnya.

BACA JUGA:   Gas Elpiji 3 Kg Langka, Perbekel Gde Wijaya Langsung Fasilitasi Warga

Puluhan ekor penyu hijau tersebut dititipkan sementara kepada BKSDA Denpasar untuk nantinya dilepasliarkan kembali. Sedangkan ketujuh pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif.

Back to top button