Satu Pasien Tenkes Terkonfirmasi Positif Dinyatakan Sembuh

0
549
SATU PASIEN SEMBUH : Data Covid-19 Tabanan sampai Selasa 23062020

TABANAN –  Kabar gembira datang dari Tabanan. Satu pasien terkonfirmasi positif yang merupakan tenaga Kesehatan yang sempat dirawat di RSPTN UNUD dinyatakan sembuh. Dengan demikian saat ini masih ada 25 pasien terkonfirmasi positif yang masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit dan faslitas kesehatan lainnya. Sementara  terkait rapid tes bagi pasien akan diberlakukan bagi yang rawat inap dan mengarah pada gelaja Covid-19.

Juru Bicara  gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan mewakili ketua harian GTPP  I Gede Susila ketika dikonfirmasi  menjelaskan, kalau satu pasien terkonfirmasi positif yang merupakan tenaga Kesehatan (tenkes) dan dirawat di RSPTN UNUD dinyatakan sembuh. “Ya, satu tenaga kesehatan kita yang  sebelumnya dirawat di RSPTN UNUD dinyatakan sembuh, sehingga kini masih ada 25 pasien yang dirawat,” ungkapnya, Selasa (23/6/2020).

Kini petugas  masih melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif.  Mereka yang ditracing yakni orang tanpa gejala yang mencapai 175 orang sesuai dengan data gugus tugas yang  diduga melakukan kontak erat dengan pasien positif.  OTG yang sudah ditemukan tim medis langsung dilakukan rapid tes , seperti yang ada di sebuah desa di Kecamatan Marga.  Dari hasil rapid tes  tersebut, kemudian dilanjutkan dengan swab tes . “Hasil rapid tes reaktif, harus diswab, mudah-mudahan negatif,” katanya lagi.  

Terkait hal ini  Kadis Kominfo  kembali menghimbau kepada semua warga untuk menjalankan  protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah terpapar Covid-19. Selain itu, untuk sementara jangan menjenguk orang sakit di rumah sakit dan penunggu  hanya boleh satu. Begitupun ketika sakit  tidak harus ke langsung ke rumah sakit, tetapi  cukup sampai Puskesmas atau obati di rumah kalau masih ringan dengan istirhat yang cukup. “Tetap jalankan protolol kesehatan yang benar,” himbaunya.

SOSIALISASI : Petugas dari Polsek Baturiti melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga dengan mobil patroli keliling.

Sementara  terkait  wajib rapid tes  pasien yang masuk rumah sakit,  ketua Satgas  kesehatan GTPP, dr. Nyoman Suratmika menjelaskan, dalan rapat GTPP yang dipimpin  ketua harian GTPP, dihimbau seluruh rumah sakit  termasuk rumah sakit swasta terlibat dalam  penanganan pasien Covid-19. Diharapkan, pasien yang ditangani mengarah atau memiliki gejala seperti Covid-19, tidak harus langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan tetapi bisa ditangani di rumah  sakit bersangkutan dulu. Begitupun dengan pasien yang  rawat inap juga dirapid tes.

Rumah sakit swastapun bisa melakukan rapid  tes bagi pasien rawat inap atau  yang menunjukkan gejala  Covid-19. Biayanya juga inklud di BPJS. Kalau hasil rapid tes reaktif, dilakukan swab tes  dan dikirim ke dinas kesehatan provinsi Bali. Jadi tidak harus langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan seperti UPTD RS Nyitdah. “Nanti bupati selaku ketua GTPP akan mengeluarkan edaran untuk itu,” jelasnya.

Sementara dari data GTPP, jumlah pasien terkonfirmasi positif  yang masih dirawat sebanyak 25 orang. Secara kumulatif, pasien terkonfirmasi positif sebanyak 56  orang dan 31 dinyatakan sembuh. Selain itu masih terdata 175 orang tanpa gejala (OTG) , satu ornag dalam pengawasan (ODP) dan 4 pasien dalam pengawasan (PDP). (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here