Ketum Perkemi Bali Suwarjoni Diganti. Kenapa ?

0
190
DIGANTI : Suwarjoni (kedua dari kiri) diganti Adi Prayitno

DENPASAR – Ketua Umum (Ketum) Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali Nyoman Suwarjoni Astawa yang juga General Manajer PLN Distribusi Bali telah pindah tugas sebagai  General Manajer PLN Distribusi Jawa Timur dan  diganti  oleh  General Manajer PLN Distribusi Bali yang baru yaitu Adi Priyanto. Dengan demikian secara otomatis Ketua Umum Perkemi Bali dijabat Adi Priyanto.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Perkemi Bali Fredrik Billy didampingi pengurus Perkemi lainnya Made Mandiyasa atau  Dendy setelah bertemu dengan Nyoman Suwarjoni Astawa dan Adi Priyanto di PLN Distribusi Bali (18/6). “Kami telah meminta kesediaan GM yang baru untuk melanjutkan kepengurusan pak Suwarjoni Astawa dengan memberikan laporan kegiatan Perkemi Bali dari tahun 2017 sampai 2019 serta buku AD/ART Perkemi dan juga mendengar rekomendasi dari pak Astawa tentang Perkemi Bali dan akhirnya dengan senang hati pak Adi Priyanto,  menerima untuk melanjutkan kepemimpinan Perkemi Bali untuk kedepan sambil menunggu penetapan didalam Muperpeov Perkemi Bali,” kata Frdrik Billy diamini Mandiyasa.

Dirinya berharap dengan bersedianya Ketum Perkemi Bali yang baru itu ada semangat dan motivasi lebih untuk terus mengembangkan Perkemi Bali dari sisi prestasi, yang sudah dibentuk dan diraih  dalam pra-PON yang lalu dengan 2 emas, 2 perak dan 3 Perunggu. “Selama ini prestasi kenshi Bali sudah bagus tapi harus terus tetap ditingkatkan karena persaingan ke depannya memang lebih ketat lagi. Jika ingin berprestasi memang harus lebih kerja keras lagi,” terang Fredrik Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali itu.

Menyoal nahkoda baru di Perkemi Bali itu, dirinya berharap Adi Priyanto mampu menjadi pemimpin serta orang tua angkat yang baik bagi cabang olahraga (cabor) kempo di Bali. Selain itu juga diharapkan mampu memfasilitasi dan mensuport atlet kempo Bali untuk lebih berprestasi. Baik dalam proses pembinaan, memperbanyak event kejuaraan
dan aktif dalam kegiatan di luar Bali. Terutama event-event tingkat nasional. “Kalau untuk lokal di Bali ke depannya tinggal perbanyak even kejuaraan. Sebab, animo masyarakat terus meningkat jadi itu difasilitasi lewat kejuaraan,” tutup Fredrik Billy yang juga pengacara itu seraya menambahkan jika dalam waktu dekat akan digelar Kejurnas Kempo secara virtual tanggal 27 – 28 Juni 2020 mendatang. (ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here