Staf Ahli Positif Covid-19, Dewan Buleleng Rapid Test

0
219
I Gede Suyasa

BULELENG – Adanya informasi, seorang staf ahli DPRD Kabupaten Buleleng yang dinyatakan terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19, disikapi serius Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Kabupaten Buleleng. Selain memantau penanganan medis yang bersangkutan, Tim Medis GTP2 Kabupaten Buleleng juga melakukan tracing, rapid test dan swab massal di DPRD Buleleng

“Untuk melakukan tracing, rapid test maupun swab, Gugus Tugas tidak menunggu apakah ini ada instruksi atau bukan. Kita mendapat informasi, ada yang terjadi kontak dengan kasus terkonfirmasi,” ungkap Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Senin (15/6/2020) siang, saat menggeber perkembangan terkini penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Informasi tersebut, kata Suyasa yang juga Sekda Buleleng, langsung disikapi Tim Medis GTP2 Kabupaten Buleleng dengan melakukan tracing, terhadap keluarga maupun pihak-pihak yang memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi. “Sesungguhnya tracing sudah dilakukan lebih awal kepada keluarga, teman terhadap kasus terkonfirmasi. Termasuk juga, teman-teman yang ada di DPRD Kabupaten Buleleng,” tegasnya.

Hal tersebut di lakukan sesuai dengan Protokol Kesehatan, melakukan tracing, rapid test dan swab. “Rapid test sudah dilakukan terhadap sepuluh orang yang memiliki kaitan erat, dua anggota dewan dan sisanya staf sekretariat. Swab juga sudah dilakukan dan menunggu hasilnya,” tandas Suyasa sembari menegaskan data yang disampaikan tidak  bersifat static dan selalu berkembang sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sementara terkait data terkini penanganan Pandemi Covid-19,  Suyasa mengungkapkan 2 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni PDP-95 dan PDP-99 dinyatakan negatif setelah dua kali test swab hasilnya negatif. “Dua PDP Terkonfirmasi, yakni PDP-58 dan PDP-87 dinyatakan sembuh. PDP-58 dinyatakan sembuh setelah hasil test swab ke 13 dan 14 negatif, sementara PDP-87 sembuh setelah test swab ke 5 dan 6 menunjukkan hasil negatif,” terangnya.

Dengan adanya penambahan PDP Terkonfirmasi yang sembuh dan PDP Negatif, jumlah kumulatif Kasus Terkonfirmasi sampai dengan Senin (15/6/2020) adalah 82 orang, dengan rincian 71 orang sembuh, 6 orang dirawat RSP Giri Emas dan 2 orang dirujuk ke RSUP Sanglah. “Selain itu ada 6 orang pasien terkonfirmasi asal Buleleng yang ditangani GTP2 Provinsi Bali,” urainya.

Secara kumulatif, jumlah PDP yang dinyatakan negatif Covid-19 sebanyak 18 orang. “Sementara jumlah PDP yang dinyatakan terkonfirmasi sebanyak 5 orang,” tandas Suyasa sembari menyebutkan perubahan status medis pasien dilakukan sesuai dengan arahan GTP2 Provinsi Bali.

Untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) Kumulatif sebanyak 118 orang, dengan rincian 108 sudah selesai masa pantau, 1 orang masih dalam pemantauan dan 9 orang dinyatakan terkonfirmasi atau positif Covid-19. “Jadi istilahnya OTP Terkonfirmasi atau positif terjangkit Covid-19,” tegasnya.

Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) kumulatif 1.691 orang, dengan rincian 1.363 sudah selesai masa pantau, 255 karantina mandiri, 5 karantina dan 68 OTG Terkonfirmasi. “Pemantauan pelaku perjalanan dari wilayah terjangkit atau wilayah transmisi lokal (tanpa gejala) kumulatif sebanyak 3.668 orang, 3.513 sudah berakhir masa pantau dan 156 masih dipantau,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here