BulelengPariwisataTerkini

Dua PDP Terkonfirmasi Sembuh, Buleleng Siap Laksanakan GNN

BULELENG – Penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng yang makin membaik, terarah, terukur dan terkordinasi berdampak pada peningkatan kesembuhan pasien. Setelah mendapat perawatan intensif di RSP Giri Emas dan diriujuk ke RSP Sanglah, dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Terkonfirmasi atau Positif terjangkit Covid-19 dinyatakan sembuh.

“Hari ini tidak ada penambahan PDP Terkonformasi, sebanyak dua orang PDP Terkonfirmasi yakni PDP-53 dan PDP-63 dinyatakan sembuh setelah sempat dirawat secera intensif di RSP Giri Emas dan dirujuk ke RSUP Sanglah,” ungkap Sekretaris GTP2 Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Kamis (28/5/2020).

Kesembuhan dari PDP Terkonfirmasi, kata Suyasa yang juga Sekda Kabupaten Buleleng bervariasi, ada yang setelah dirujuk ke RSUP Sanglah tanggal 12 Mei 2020 yakni PDP-53 dan ada yang dirajuk ke RSUP Sanglah  23 Mei yakni PDP-63. “PDP-53 adalah PMI asal Desa Penuktukan yang sempat dirawat di RSP Giri Emas dan dirujuk ke RSUP Sanglah. Demikian juga DP-63 Terkonfirmasi adalah pasien Non PMI asal Desa Bondalem yang dirujuk ke RSUP Sanglah tanggal 23 Mei 2020 dan dinyatakan sembuh setelah test swab dua kali berturut negatif,” tandas Suyasa seraya menyebutkan ada dua PDP Terkonfirmasi yang selama ini dirawat pada RSUP Sanglah yang juga dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

BACA JUGA:   Walikota Denpasar Batalkan Pembangunan Jalan di SD 3 Padangsambian

Terkait data terkini perkembangan penanganan Covid-19, Suyasa memaparkan jumlah PDP terakumulasi sampai dengan Kamis (28/5/2020) adalah sebanyak 73 orang. Dengan rincian 10 orang PDP dinyatakan negatif dan 63 orang PDP Terkonfirmasi atau positif. “Dari 63 orang PDP terkonfirmasi, 41 orang dinyatakan sembuh, 16 orang masih dirawat RSP Giri Emas, dan 6 orang dirujuk ke RSUP Sanglah. Selain itu ada 4 PDP Terkonfirmasi positif yang dirawat di luar Kabupaten Buleleng,” urainya.

BACA JUGA:   Sempat Ditunda, Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Dilanjutkan

Sementara jumlah ODP akumulatif sebanyak 100 orang, dan seluruhnya sudah selesai masa pantau. “Sampai saat ini tidak ada lagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Kabupaten Buleleng dan Buleleng siap melaksanakan gerakan new normal,” tegas Suyasa.(kar)

Back to top button