Tracking PDP-61, Sebanyak 26 Warga Gerokgak Dirapid Test

0
119


BULELENG – Langkah cepat penanganan pandemi Covid-19 akibat transmisi lokal, dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kabupaten Buleleng. Selain melakukan perawatan intensif terhadap PDP-16 yang terkonfirmasi atau positif Covid-19, GTP2 Covid-19 Kabupaten Buleleng juga telah melaksanakan tracking dan rapid test.

“Dari hasil tracing yang dilakukan tim survailens, ditemukan sebanyak 26 orang yang punya riwayat kaitan erat dengan PDP-16. Selain pada lingkungan keluarga, ada juga beberapa orang warga diwilayah Kecamatan Gerokgak yang memiliki kaitan erat dengan PDP-61. Dan semuanya sudah menjalani rapid test,” tandas Sekretaris GTP2 Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Sabtu (23/5/2020) siang, saat menggeber perkembangan penanganan terkini Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.


Dari rapid test yang dilakukan Tim Medis GTP2 Covid-19, kata Suyasa yang juga Sekda Kabupaten Buleleng ini, sampai dengan Sabtu (23/5/2020) pukul 15.00 Wita, sebanyak 20 orang sudah ada hasilnya.  “Semua hasilnya non reaktif atau negatif, sementara yang enam orang sedang berlangsung dan kami harapkan tidak ada yang reaktif,” ungkap Suyasa.


Dia menyebutkan setelah rapid test, 26 orang hasil tracking dari PDP-61 yang terkonfirmasi Covid-19 karena sempat berkunjung ke daerah transmisi lokal Desa Bondalem, tanggal 4 Mei 2020 tersebut, juga akan menjalani karantina mandiri.  “Termasuk test swab jika menunjukkan gejala yang mengarah pada Covid-19. Nanti, Tim Medis yang akan melakukan penanganan, sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19,” tandas Suyasa yang tak henti-henti mengajak dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada Covid-19.


Terkait data terkini perkembangan penanganan Covid-19, Suyasa memaparkan sampai dengan Sabtu (23/5/2020), Tim Medis GTP2 Kabupaten Buleleng menangani 61 orang PDP.Dengan rincian, 9 orang PDP dinyatakan negatif dan 52 orang PDP terkonfirmasi positif.  “Dari 52 orang PDP terkonfirmasi, 36 orang dinyatakan sembuh, 11 orang masih dirawat RSP Giri Emas dan 5 orang dirujuk ke RSUP Sanglah. Selain itu ada 6 orang pasien terkonfirmasi positif yang dirawat diluar Kabupaten Buleleng,” urainya. 


Jumlah akumulatif ODP sebanyak 100 orang, dengan rincian sebanyak 99 orang sudah selesai masa pantau dan 1 orang masih dipantau.  “Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kabupaten Buleleng secara akumulatif berjumlah 1.122 orang,” imbuhnya.


Dengan rincian, sebanyak 899 orang sudah selesai masa pemantauan dan OTG yang menjalani karantina mandiri sebanyak 223 orang.  “Untuk pemantauan terhadap pelaku perjalanan wilayah terjangkit atau wilayah transmisi lokal (tanpa gejala) secara kumulatif berjumlah 3.229 orang, dimana 3.022 diantaranya masa pantaunya sudah berakhir,” jelasnya. 

Yang masih dalam pantauan sebanyak 207 orang, dengan rincian pekerja kapal pesiar 134 orang, TKI lainnya 50 orang, OTG yang pulang dari luar negeri sebanyak 2 orang dan OTG yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia 21 orang. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here