
Penguburan pasien meninggal karena Covid diTPU Pengambengan Jumat (4/9) pagi.
JEMBRANA-Kasus kematian karena covid-19 diJembrana bertambah. Menyusul meninggalnya seorang pasien 64 asal Banjar Munduk Desa Pengambengan diRSU Negara. Pasien yang sudah dirawat sejak 28 Agustus lalu, meninggal Kamis (03/9/2020) malam sekitar pukul 20-30 WITA.
Riwayat pasien meninggal ini, masih bertetangga dengan pasien meninggal sebelumnya asal Desa Pengambengan. Pasien sebelum dirawat diRSU sempat jalani perawatan di Puskesmas Pengambengan, sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Negara. Pasien yang sudah dirawat sekitar sepekan, selain mengalami demam juga sesak, ada penyakit sertaan hifertensi dan ganguan paru. Hasil swab yang keluar pada 30 Agustus menyatakan pasien positif terpapar Covid -19. Kematian lansia asal Desa Pengambengan ini, selain menambah kasus meninggal menjadi 2 orang didesa pesisir ini. sekaligus menambah daftar jumlah meninggal menjadi 4 orang di Jembrana.
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha didampingi Kabag Humas dan Protokol I Made Cipta Wahyudi Jumat (04/9/2020) menjelaskkan, dengan tambahan kasus kematian itu, Arisantha membenarkan sudah ada dua orang warga asal desa Pengambengan yang meninggal dunia.bahkan keduanya berasal dari banjar yang sama. Sesuai protokol Covid-19 , pasien langsung dimakamkan di TPU Desa Pengambengan tadi pagi.
” Kami masih lakukan tracing kontak terhadap pasien ini. Termasuk akan mengambil sampel swab dari keluarganya dan beberapa kontak dekatnya. Catatan pasien terkonfirmasi di Jembrana secara kumulatif sudah menyentuh angka 161 orang,” terang Arisantha.. (ara)








