DenpasarHeadlinePeristiwaTerkini

Terlilit Pinjol, Ibu-Anak Nyaris Tewas 

DENPASAR – Perempuan berinisial UT (25) membuat gempar warga yang kos di Jalan Tukad Badung XVI, Renon, Denpasar Selatan, Senin (7/8/2023).

UT asal Palembang itu hendak melompat dari atap dak rumah kos sekitar pukul 14.45 WITA. Upaya bunuh diri itu dipicu pertengkaran dengan kekasihnya sesama perempuan berinisial Ela gara-gara masalah pinjaman uang.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi mengungkapkan, dari keterangan saksi awalnya  mendengar UT dan Ela bertengkar sekitar pukul 05.00 WITA.

“Setelah ribut-ribut, UT membawa anaknya ke kamar kos teman saksi bernama Irma. Dia sempat tidur dan ketika bangun langsung pergi meninggalkan anaknya tanpa sepengetahuan Irma,”ujar AKP Sukadi.    

Sekitar pukul 14.00 WITA, Irma terbangun mendengar  anak korban menangis karena lapar. Di saat bersamaan, UT mengirim pesan via WhatsApp menitipkan buah hatinya.

Irma pun membalas pesan. “NGGAK BISA KALAU KAYAK GINI TERUS, KALAU KAMU ADA MASALAH KASI ANAK MAEM DULU, KITA JUGA BUTUH ISTIRAHAT DAN PRIVASI.

Korban pun membalas pesan Irma. “INI DAH TERAKHIR AKU MINTA TOLONG KE KALIAN” tulisnya.

“Saat meninggalkan anaknya,  korban pergi bersama Ela,”beber Sukadi.

Tak berselang lama, korban datang ke kamar Irma. Ia  menarik tangan anaknya kemudian diangkat ke atas.

Setelah itu, mereka masuk kamar kos di lantai dua.  Kemudian, Oktaviani chatting pacar korban. “AKU NGGAK SUKA CARANYA DIA NGAMBIL ANAKNYA TADI”.

Ela mengatakan korban mengunci anaknya di kamar kos mau dibunuh dengan cara menyemprotkan  baygon.

BACA JUGA:  Empat Marketplace Resmi Pungut PPh Pedagang Online, DJP Tegaskan Bukan Pajak Baru

Mendengar hal itu, para saksi bergegas ke lantai dua dan langsung mendobrak kamar korban. UT dilihat sedang memangku anaknya dengan bau baygon cukup menyengat.

“Saya bersama teman-temannya menyelamatkan anak korban dengan membawa turun dari kamar korban di lantai dua. Sedangan korban menangis di atas dak kos mau bunuh diri,” bebernya.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak ke TKP.  “Korban berhasil dievakuasi kemudian dibawa  ke Polsek Densel,”  tandasnya.

Hasil pemeriksaan,  korban mengalami depresi karena memiliki pinjaman uang di koperasi dan online (pinjol) tanpa sepengetahuan kekasihnya sehingga memicu pertengkaran.

Beberapa pinjaman sudah dilunasi oleh Ela, tapi ternyata masih ada sisa pinjaman yang belum dibayar dan banyak yang menagih.  “Selama ini, ELA yang membiayai kebutuhan korban dan anaknya,”beber Sukadi.  (dum)

Back to top button