
BULELENG – Umat Budha yang tergabung dalam wadah Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Kabupaten Buleleng, menggelar berbagai kegiatan serangkaian peringatan Hari Tri Suci Waisak 2567 BE yang puncaknya jatuh pada hari Minggu (4/6/2023) pukul 11.41 wita.
Selain ritual sepekan pendalaman dhamma (SPD), Walubi Buleleng juga menggelar bakti sosial (baksos) berupa donor darah di Vihara Samyak Darsana Desa Petandakan serta bersih-bersih sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Curastana Singaraja.
“Kegiatan karya bhakti dan tabur bunga di TMP ini merupakan wujud rasa hormat serta bakti kepada para pahlawan yang telah mendaulatkan NKRI,” ungkap Ketua Walubi Buleleng Wiharta Harijana usai tabur bunga, Minggu (28/5/2023).
Pada momentum Hari Tri Suci Waisak 2567 BE, kata Wiharta, Walubi Kabupaten Buleleng menggemakan tema khusus ‘Merajut Toleransi dan Kebahagiaan dalam Kebhinekaan’. “Tema khusus ini, kami suarakan di Kabupaten Buleleng serangkaian penyelenggaraan pesta demokrasi, Pemilu tahun 2024. Semoga, apa yang kami sampaikan ini dapat menjadi inspirasi bagi Umat Budha dan masyarakat umumnya dalam menyikapi perkembangan kondisi saat ini, seperti informasi media sosial yang tidak terkendali,” tandasnya.
Toleransi diharapkan dapat merekatkan persatuan dan kebersamaan dalam kebinekaan, sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi informasi media sosial. “Dengan toleransi, tak hanya dapat meningkatkan kerukunan antar umat beragama, tapi juga kebahagian dalam kebhinekaan,” pungkasnya.(kar,dha)








