
KLUNGKUNG- DPC Partai Hanura Kabupaten Klungkung gencar melaksanakan konsolidasi sekaligus aktif membangun komunikasi politik dengan pensiunan PNS, TNI dan Polri.
Langkah ini menurut Ketua DPC Partai Hanura Klungkung Wayan Buda Parwata merupakan upaya Hanura menghadapi kontestasi Pemilu 2024. Konsolidasi internal misalnya kata Buda, dimaksudkan untuk memastikan semua pengurus dari DPC hingga ranting siap berjuang pada Pemilu 2024.
Buda Parwata harus bekerja ekstra mengembalikan suara Hanura di Kabupaten Klungkung. Sebab, kekuatan (suara) Hanura di Klungkung dalam tiga kali Pemilu sejak 2009, grafiknya belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Baca juga : Tiga Destinasi Wisata di Nusa Penid Ditutup, HPPNP Datangi Bupati Minta Solusi
Pada Pemilu 2009, Hanura hanya berhasil meraih 3 kursi di DPRD Klungkung. Berikutnya pada Pemilu 2014 seakan menjadi puncak keberhasilan Hanura di Kabupaten Klungkung dengan merebut 5 kursi DPRD Klungkung. Hanura pun berhasil membentuk satu fraksi murni di DPRD Klungkung.
Namun Hanura gagal mendongkrak suara pada Pemilu 2019. Bahkan untuk mempertahankan 5 kursi, partai besutan Oesman Sapta Odang ini tidak mampu. Buda Parwata melihat hal itu terjadi karena partai mengalami turbulensi (guncangan) menyusul banyak kader senior keluar dari Hanura.
Baca juga : Polisi Tangkap Tujuh Pengedar Narkoba di Gianyar
“Berangkat dari pengalaman itu lah saya harus bekerja keras merangkul kembali teman-teman yang dulu sempat bergabung di Hanura. Astungkara, banyak yang kembali lagi ke rumah asal (Hanura),”tandas Buda Parwata, Minggu (29/1/2023).
Politisi asal Desa Timuhun,Kecamatan Banjarangkan ini juga menyatakan, selain merangkul mantan kader,dirinya juga terus membangun komunikasi dengan para pensiunan PNS, TNI dan Polri.
Buda Parwata menilai para pensiunan yang dibidik Hanura selain memiliki kompetensi juga masih memiliki pengaruh di tengah masyarakat. Sejumlah pensiunan PNS di Kabupaten Klungkung yang sudah bergabung ke Hanura seperti, Wayan Darmanaba, Ketut Sujana termasuk mantan kepala UPTD Museum Bali I Wayan Andra Septawan.
Baca juga : Gubernur Koster Larang Keras Sampai Mengakibatkan Mabuk dan Merusak Kesehatan
“Sebelumnya pensiunan TNI dan Polri juga sudah ada yang gabung ke Hanura. Kami terus membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat. Kami juga mendapat support dari teman-teman kader partai Garuda. Kami semakin mantap melaksanakan berbagai agenda untuk kontestasi Pemilu 2024,”terang Buda Parwata.
Buda Parwata menargetkan pada Pemilu 2024, mengembalikan perolehan lima kursi di DPRD Klungkung, sebagaimana perolehan suara pada Pemilu 2014.
“Kami juga mendapat dukungan dari kelompok yowana (perkumpulan para pemuda). Mudah-mudahan dengan kebersamaan ini, saya mampu memenuhi target 5 kursi yang akan disumbang, Dapil Banjarangkan 2 kursi, Dapil Klungkung,Dawan dan Dapil Nusa Penida masing-masing 1 kursi,” demikian Buda Parwata. (yan)








