
DENPASAR – Dosen Teknik Sipil Universitas Udayana, Anak Agung Gde Agung Yana menyebut Gubernur Bali, Wayan Koster adalah sosok pemimpin Bali yang betul-betul teliti dalam bekerja untuk kepentingan Pulau Bali.
Saking telitinya, Bapak Wayan Koster memberdayakan ahli struktur, ahli bioteknik, ahli elektro, ahli teknik mesin, sampai ahli arsitektur dari Universitas Udayana untuk membangun Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Buleleng.
“Pembangunan tower berkelas dunia seperti Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali, Saya catat belum pernah ada di Indonesia. Sehingga ini merupakan pengalaman luar biasa sekaligus menjadi tanggungjawab besar yang harus kita emban untuk mewujudkan cita-cita Gubernur Bali, Wayan Koster di dalam melayani masyarakat Buleleng, khususnya mengatasi terbatasnya jangkauan siaran televisi (blank spot),” ujar Agung Yana.
Kami juga sangat berterimakasih kepada Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster yang telah mempercayai Universitas Udayana untuk membuat bangunan bersejarah sekelas Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali.
“Tower ini dibangun bukan seperti tower biasa pada umumnya, namun tower ini memadukan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dengan kemajuan teknologi global, sehingga ia menjadi karya ikonik-monumental yang dilengkapi dengan taman wisata seperti adanya restaurant putar, ada jembatan kaca, hingga wahana wisata lainnya,” jelasnya.
Selain Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali yang menarik perhatian masyarakat karena bangunannya yang ikonik-monumental, Gubernur Bali, Wayan Koster juga mendapat apresiasi atas terwujudnya Pembangunan 3 Pelabuhan sekaligus, yaitu Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, dan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan.
Gede Agus Kusuma Jaya yang selaku Fast Boat Wijaya Buyuk bersama Wayan Subali selaku Tour Guide menilai Gubernur Bali, Wayan Koster adalah pemimpin Bali yang sangat-sangat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Adanya Pelabuhan Sanur, Pelabuhan Sampalan, dan Pelabuhan Bias Munjul sangat membantu warga Bali dan wisatawan, yang dulu mereka harus berbasah-basahan menuju kapal boat akibat tidak ada infrastruktur yang memadai, kini warga Bali dan wisatawan sangat nyaman menaiki kapal boat. Ini gagasan luar biasa Gubernur Bali, Wayan Koster,” ungkapnya.(arn/jon)








