JembranaPeristiwa

Ponpes Thariqul Mahfudz dan SMAN 1 Melaya Terendam Banjir

Ponpes Thariqul Mahfudz terendam banjir, pengasuh dan para santri diungsikan.

JEMBRANA – Banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Melaya Senin (17/10/2022) juga merendam pondok pesantren Thariqul Mahfudz serta sekolah SMAN 1 Negara. Sementara di Banjar Tirta Kusuma Desa Candikusuma, puluhan warga harus diungsi lantaran  banjir masuk perkampungan penduduk.

Banjir mulai menaiki kawasan itu sekira pukul 23.00 wita. Hujan yang tak kunjung berhenti hingga menjelang subuh, menerjang ponpes. Sungai di sebelah barat ponpes tak kuat menampung limpahan air, hingga merendam pemondokan yang dihuni puluhan  murid santri.

Derasnya air masuk ke ruangan Ponpes yang berada di pinggir jalan raya. Seluruh pengasuh dan para santri sebanyak 53 orang  diungsikan ke sebuah bale banjar di wilayah tersebut. Salah satu pengurus pondok Ahmad Wildan dikonfirmasi mengatakan, banjir menaiki Ponpes sekira pukul 22.00 wita yang dipicu meluapnya sungai di sebelah ponpes yang penuh dengan sampah dan batang-batang kayu terbawa banjir.  

BACA JUGA:  Kandang Ludes Terbakar, Ribuan Ayam Terpanggang 

Sedangkan puluhan warga di Tirta Kusuma yang rumahnya terendam juga diungsikan ke Lapangan Desa Candikusuma, agar terhindar dari banjir. 

Sementara luberan air di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, juga merendam jalanan menuju SMAN 1 Melaya. Derasnya air, mencapai  ketinggian roda kendaraan, diperparah jalan menuju sekolah lebih rendah dari jalan raya, air menerobos hingga merendam sekolah yang letaknya persis di selatan Mapolsek Melaya. 

Akibat banjir sekolah meliburkan siswanya. Kepsek SMAN 1 Melaya Ketut Widya dihubungi terpisah membenarkan pihaknya tidak mengijinkan siswa sekolah. Pantauan kemarin genangan banjir juga hingga merendam Pasar Melaya, hingga titik ruas jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk. (ara,dha)

Back to top button