
KARANGASEM – Perjuangan Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dalam upaya penyediaan rumah yang layak huni kepada masyarakat kurang mampu ke pemerintah pusat tak sia-sia. Berkat perjuangan satu jalur itu, pemerintah pusat menggelontorkan bantuan rehab rumah senilai Rp4,7 miliar untuk 235 kurang mampu.
Bantuan rehab rumah dari pemerintah pusat senilai Rp 20 juta untuk masing-masing penerima dalam bentuk buku tabungan, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gede Dana di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Rabu (12/10/2022).
“Bantuan rehab rumah ini bisa didapatkan berawal dari pengajuan permohonan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ke Balai Pelaksana Perumahan, Kementerian Perumahan Rakyat. Astungkara berkat bantuan Pak Gubernur Wayan Koster, permohonan yang kami ajukan membuahkan hasil. Program bantuan rehab rumah ini merupakan bantuan stimulan perumahan swadaya, tahun anggaran 2022 dari pemerintah pusat,” ungkap Bupati Gede Dana.
Bupati mengatakan, bantuan rehab rumah yang didapatkan itu masih kurang, pasalnya masih banyak keluarga yang belum memiliki rumah yang layak huni. Kendati demikian program BSPS dari Kementerian PUPR itu diakui sangat meringankan beban masyarakat Karangasem, dalam meningkatkan kualitas rumah, sehingga jumlah rumah tidak layak huni di Karangasem ini dapat berkurang secara bertahap.
“Harapan saya setelah serah terima buku tabungan ini kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ini dapat berjalan sesuai rencana. Termasuk berbagai tahapan-tahapan yang harus dipenuhi di dalam Proses Pelaksanaan kegiatan juga bisa berjalan sesuai rencana,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Gede Dana berpesan, pola-pola pelaksanaan yang harus dipenuhi, dan pelaku-pelaku yang terlibat di dalamnya seperti tim verifikasi, koordinator kabupaten (Korkab), tenaga fasilitator lapangan (TFL) agar bisa bekerja maksimal termasuk juga camat dan perbekel agar ikut serta membantu masyarakatnya di dalam Proses Pembangunan nantinya, karena pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan sistem swakelola maka masyarakat penerima sebagai pelaku utama sehingga diperlukan peran serta semua stakeholder.
Gede Dana juga menyampaikan terima kasih kepada Balai Penyediaan Perumahan Jawa IV, seluruh pelaksana program di tingkat pusat, para Satker dari provinsi, tim pelaksana kabupaten, lurah dan Perbekel.
“Bantuan rehab rumah dari pemerintah pusat ini baru menyasar tiga kecamatan, dua kelurahan dan lima desa. Kami akan terus berjuang, sehingga Karangasem bisa zero dari rumah tak layak huni,” ucap Bupati.
Sementara itu, I Made Wardiha Selaku Kasi Wilayah 1 Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa IV, mengatakan penerima BSPS tahun anggaran 2022 ini tersebar pada 7 Kabupaten di Provinsi Bali, termasuk Kabupaten Karangasem. “Besar harapan kami penerima bantuan menyelesaikan kegiatan BSPS tepat waktu, tepat sasaran, tepat mutu dan akuntabel sesuai dengan panduan teknis yang berlaku,” tandasnya. (wat)








