
DENPASAR – Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah kabupaten kota di Bali, Komisi III DPRD Bali menggelar rapat Badan Anggaran di DPRD Bali, Selasa (11/10/2022).
Rapat Banggar yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry didampingi Ketua Komisi III Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, melibatkan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Bali. Sayangnya, rapat digelar secara tertutup.
Ketua Komisi III DPRD Bali, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana saat dikonfirmasi via telepon menyampaikan, rapat Banggar yang melibatkan sejumlah OPD Pemprov Bali membahas masalah anggaran terkait pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur dan berbagai permasalahan yang terjadi saat ini.
Menurutnya jalan provinsi belakangan ini terus terjadi penurunan kualitas dan banyak jalan yang rusak. Politisi PDIP Dapil Denpasar ini, meminta infstruktur jalan di Bali supaya tetap terjaga dan terpelihara kualitasnya.
“Dalam rapat kami mengarahkan agar disesuaikan sehingga kualitas jalan Provinsi Bali tidak terus terjadi penurunan. Tahun 2021 mantap 78% dari 84% tahun 2020,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut Adhi Ardhana menambahkan, juga membahas anggaran terkait pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur termasuk permasalahan yang terjadi saat ini. Seperti jalan Raya Andong di Gianyar sudah sejak lama menjadi sorotan para wakil rakyat di DPRD Bali.
Jalan menuju obyek wisata di Ubud ini dikenal macet ketika banyak wisatawan berkunjung. Saat musim hujan maupun tidak, sering air naik kejalan dan saat musim hujan air meluap bak sungai.
Pada jalan Ahmad Yani Utara Denpasar juga sama, sering terjadi banjir. Jalan Airlangga Bangli tempat terjadi musibah saat hujan deras mengguyur dan menelan korban.
“Komisi III juga meminta jalan-jalan yang mengalami kerusakan pasca bencana banjir, supaya segera dilakukan perbaikan oleh Provinsi,” pintanya sembari menambahkan kualitasnya juga harus baik.
Sementara ditempat terpisah, anggota Fraksi Demokrat DPRD Bali, Komang Nova Sewi Putra menyebutkan, sebelum terjadi hujan lebat dan banjir, jalan-jalan provinsi di Buleleng juga banyak yang mengalami kerusakan. Terlebih lagi, pada musim hujan saat ini, sudah banyak terjadi penggerusan sehingga kerusakan jalan di Kabupaten Buleleng akan semakin meningkat.
“Kami minta agar infrasturktur jalan di Buleleng yang mengalami kerusakan supaya segera diperbaiki,”pintanya. (arn/jon)








