
KARANGASEM – Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa melakukan monitoring ke sejumlah pembangunan infrastruktur di Kecamatan Kubu, Selasa (4/10). Monitoring atau pemantauan pembangunan infrastruktur ini dalam rangka melihat sejauh mana progres pembangunan yang tengah dikerjakan.
Dalam monitoring ini, Wabup juga memberikan sejumlah catatan. Catatan di lokasi pertama yakni rekonstruksi ruas jalan Pengiyahan-Celagi. Wabup Artha Dipa menemukan jadwal pengerjaan baru tahap capaian pekerjaan 19,9% dari 29% target. Artinya mundur 9% dari yang ditargetkan. Namun hal ini diketahui karena kendala dari armada yang susah menuju lokasi. Untuk itu, Wabup mengimbau pengerjaan dipercepat sehingga rekonstruksi dapat terselesaikan sesuai jadwal.
Wabup Artha Dipa juga memberikan pantauan terhadap banyaknya pekerja yang libur. Dikatakan Wabup, jika dalam pantauan selanjutnya ditemukan pekerja libur diatas sepuluh orang, maka pemerintah akan memberikan sanksi tegas berupa denda.
Di lokasi pemantauan kedua, Wabup Artha Dipa memberi beberapa catatan pada proyek rekonstruksi ruas jalan Munggal-Munduksari, yakni rencana 22,00%, realisasi 21,72% sehingga minus 0,278%.
Diketahui penyebabnya karena agregat namun direncanakan diselesaikan minggu ini. Karena memperhatikan lokasi rekonstruksi sering dilalui truk galian C, maka pihak kontraktor pelaksana dapat memaksimalkan pengerjaannya serta perlu dipadatkan.
Selanjutnya untuk pembangunan jalan ruas jalan Tulamben-Ancak, Wabup menemukan agregatnya kurang bagus dan harus dievaluasi kembali sesuai agregat kelas A. “Hari ini harusnya rencana pengerjaan mencapai 38% namun realisasi baru mencapai 35% minus sekitar 3% dan ini harus segera dikejar,” kata Wabup.
Dikatakan apabila masyarakat komplain, maka kenyaman dalam bekerja pun pasti akan terganggu. Terlebih masyarakat desa sekitar telah meminta pengerjaan pembangunan ruas jalan dapat dilaksanakan sesuai kesepakatan bersama.
Terakhir pembangunan jembatan/Box Culvert Apad ruas jalan Tukad Abu-Batu Dawa yang ditangani Kontraktor CV. Sagita dengan konsultan pengawas CV. Nuansa Puri. Wabup juga memberikan beberapa catatan, diantaranya pelaksanaan proyek telah mencapai hasil memuaskan, maju lebih awal dari yang sudah ditargetkan. Wabup merasa puas dan berpesan agar selama pengerjaan pembangunan jembatan tetap diperhatikan dari sisi kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. (wat)








