
GIANYAR – Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra melantik 43 pejabat pratama esolan II dan III OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Kamis (15/9/2022) pagi.
Pelantikan dilaksanakan di Taman Maheswara Kantor Bupati Gianyar. Tampak Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra yang merupakan istri Bupati Gianyar dilantik sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Gianyar.
Sebelumnya, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Ia menggantikan Anak Agung Dalem Jagadhita yang menjabat Kepala Bappeda dan Litbang.
Posisi staf ahli yang ditinggal Ida Ayu Ketut Surya Adnyani diisi I Wayan Suamba. Hanya, ia masih mengemban tugas sebagai Plt Kepala Dinas Perhubungan Gianyar.
Sementara, Inspektur Kabupaten Gianyar I Ketut Pasek Lanang Sadia menjabat Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Gianyar. Penggantinya Dewa Gede Alit Mudiartha yang masih sebagai Plt Inspektur.
Made Raka yang sebelumnya Kadis Pertanian menjabat Kadisparda menggantikan Anak Agung Gde Putrawan yang dimutasi sebagai Kepala Dinas Sosial.
Sementara, jabatan Kadis Pertanian diisi Anak Agung Putri Ari yang sebelumnya Kepala Dinas Sosial. Kemudian, I Dewa Gede Pariyatna yang sebelumnya Sekretaris Kecamatan Gianyar menjabat Camat Tampaksiring, serta beberapa pejabat lainnya setingkat eselon III atau pejabat administrator.
Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, mutasi jabatan ini karena kebutuhan organisasi sekaligus mengisi kosongnya beberapa jabatan, baik di eselon II sampai ke bawah. Ia menegaskan dirinya lebih suka bekerja daripada melakukan mutasi.
“Saya lebih senang disibukkan untuk bekerja dalam segala bidang baik dari bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, dan tugas-tugas pemerintahan lainnya fokus saya untuk bekerja. Namun pengisian ini tidak bisa dihindari karena memang para pejabat kita sudah mengalami purna tugas sehingga banyak yang kosong dan harus diisi,” tegasnya.
Bupati Mahayastra juga meminta kepada seluruh ASN yang ada di lingkungan Pemkab Gianyar untuk bekerja secara profesional dan tunjukkan kinerja yang terbaik.
“Saya ingatkan untuk fokus bekerja dalam bidang pelayanan. Bekerjalah dengan sebaik-baiknya sesuai tugasnya masing-masing karena tugas birokrasi ini sangat berat,” tandasnya.
Sementara, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra saat ditemui mengaku awalnya hanya mengira akan bergeser pada jabatan staf ahli.
Ia pun mengaku tidak ada negosiasi khusus dengan sang suami.
“Oh enggak, bahkan saya juga awalnya mengira tetap di staf ahli. Namun karena sudah tugas, ya kebetulan hari ini pelantikan, ya saya sudah siap,” ungkapnya.
Ia juga menampik ketika disinggung momentum pelantikan hanya berselang sehari setelah peringatan hari ulang tahun pernikahannya.
“Ndak juga, justru kemarin kita sama-sama lupa, sama-sama sibuk. Justru yang lain mengingatkan. Jadi, gak ada hubungannya ya. Betul mengalir begitu saja dan itu tetap kebijakan dari bapak,” ujarnya singkat. (jay)








