
KUTSEL – Berbagai pihak kini tengah bersiap untuk menyambut gelaran KTT G20 pada November nanti. Termasuk di antaranya Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang kabarnya akan mengerahkan dua unit helikopter jenis Dopang.
Kepala Basarnas Bali, Gede Darmada menuturkan, akan ada kurang lebih 100 petugas disiagakan untuk mengatensi hajatan internasional tersebut. Bukan hanya di darat, pasukan berseragam orange itu juga akan disiagakan di laut dan udara.
“Kami sifatnya hanya penguatan. Karena personil masih terbatas, jadi kami melakukan penguatan dengan bergabung bersama teman-teman di TNI,” ungkapnya dihubungi, Rabu (31/8/2022).
Khususnya untuk atensi udara, kata dia, ada dua unit helikopter jenis Dopang yang rencana akan dikerahkan. Helikopter dimaksud, akan didatangkan dari Basarnas pusat.
“Jadi itu akan didatangkan dari luar. Itu untuk antisipasi evakuasi medis udara,” ucapnya sembari menambahkan, selain helikopter juga disiagakan sejumlah kendaraan rescue.
Terpisah sebelumnya, penyiagaan helikopter untuk KTT G20 juga sempat diungkapkan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, ketika menghadiri rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan G20 di The Apurva Kempinski, Selasa (30/8/2022) lalu.
Di hadapan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruh Amin, Henri Alfindi menyatakan bahwa Basarnas siap mendukung penyelenggaraan KTT G20.
Termasuk di antaranya dengan mengerahkan helikopter guna mengantisipasi apabila terjadi emergency pada anggota delegasi, sehingga memudahkan untuk evakuasi melalui transportasi udara. (adi/jon)








