
KARANGASEM – Tim Gabungan Supervisi KPK wilayah 5, terkesan dengan penanganan pajak pertambangan Mineral Bukan Logam dan Bebatuan (MBLB) yang dilakukan Kabupaten Karangasem sejak setahun terakhir.
Apresiasi itu disampaikan langsung Wakil Direktur Korsup Wilayah 5 KPK RI, Abdul Jalil Marzuki, saat melakukan rapat monev terhadap tindak lanjut rekomendasi KPK dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintah Kabupaten Karangasem, di Aula Sabha Widya Praja Aula Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kamis (11/8/2022).
Selain dihadiri Sekda I Ketut Sedana Merta dan pejabat terkait di Karangasem, rapat monev tim gabungan supervisi KPK wilayah 5, yang dibuka Bupati Gede Dana itu, juga dihadiri Direktur Operasional Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, dan Bank BPD wilayah NTB.
Pada kesempatan itu, Abdul Jalil juga menekankan agar Pemkab Karangasem terus melakukan optimalisasi pajak daerah, terutama pada sektor MBLB. “Pengawasan pajak MBLB di Karangasem sudah sangat bagus dan layak dijadikan contoh untuk tempat studi banding daerah wilayah 5, seperti NTB, NTT, Maluku dan Irian Jaya,” tegasnya.
Pengawasan pajak MBLB melalui sistem digital dengan tol gate yang dimiliki, dinilai Abdul Jalil sebagai program inovatif dan akan mampu mempercepat optimalisasi pajak di Karangasem. Terhadap hal itu, pihaknya mendorong agar Pemkab Karangasem melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah mempercepat pembangunan tol gate pertambangan MBLB tersebut.
“Ini program inovasi berbasis digital, dan yang bekerjasama dengan Bank BPD Bali. Program inovasi pengawasan pajak MBLB ini segera akan kami lombakan,” ucapnya.
Sementara itu terhadap pemulihan aset daerah, Abdul Jalil juga mengapresiasi Kejari Karangasem yang sudah membantu Pemkab Karangasem dalam penanganan sengketa aset tersebut.
Kendati demikian, pihaknya mendesak pengoptimalan pensertifikatan tanah milik Pemkab Karangasem.
“Pemulihan aset dengan menggandeng Kejaksaan sudah sangat bagus, tapi terus dilanjutkan dan lebih dioptimalkan lagi,” tandasnya.
Sebelumnya, Bupati Karangasem I Gede Dana, mengapresiasi kehadiran tim gabungan supervisi wilayah 5 untuk melakukan rapat monev di Karangasem.
“Kami sangat berterimakasih atas bimbingannya dalam dalam pengelolaan aset dan pengelolaan keuangan daerah agar tidak menyalahi aturan,” pungkas Bupati Gede Dana. (wat,dha)








