
DENPASAR – Pesilat Perisai Diri (PD) dari 6 Negara dipastikan turun pada Kejuaraan Pencak Silat Peridai Diri yang bakal digelar di GOR Lila Bhuana pada 1-8 Juli 2022. Kejuaraan bergengsi ini secara total melibatkan 607 pesilat Perisasi Diri yang berada di dalam maupun luar Indonesia tersebut.
Seperti diutarakan Ketua Harian Pengprov PD Bali Nyoman Yamadhiputra, selain 6 negara untuk Indonesia sendiri diikuti 22 Provinsi termasuk Bali. Bali sendiri bakal menurunkan dua tim yakni tim Bali A dengan kekuatan 66 pesilat dan tim Bali B dengan 20 pesilat. Kejuaraan Dunia PD ini diikuti pesilat putra dan putri.
“Sementara 6 negara yang sudah pasti ambil bagian yakni dari Amerika Serikat, Australia, Jepang, Brunei dan Belanda. Semuanya sudah fix karena memang pendaftaran sudah ditutup,” kata Yamadhiputra yang juga Sekretaris KONI Bali itu saat dikonfirmsi di KONI Bali, Rabu (29/6/2022).
Diharapkannya, bagi para pesilat PD di tim A dan B Bali putra dan putri nantinya benar-benar memanfaatkan kejuaraan dunia itu sebagai tolok ukur kemampuan baik Teknik mapun fisiknya. Apalagi menhadapi para pesiat angguh baik dari dalam atau luar negeri.
“Setidaknya pesilat Bali bisa mengambil sisi positif terutama menyerap Teknik dan strategi para pesilat Tangguh yang dihadapinya. Termasuk melakuka evaluasi setelah even itu dan melakukan pembenahan demi peningkatan performa terbaiknya,” ucapnya.
Kejuaraan Dunia itu sendiri diakui Yamadhiputra, tujuannya disamping recovery pariwisata di Bali juga dalam menjalankan sport tourism Bali.
“Kejuaraan ini juga tujuannya untuk memfasilitasi pertemuan pesilat-pesilat PD di seluruh dunia untuk berkompetisi meraih prestasi. Disamping itu juga kejuaaran dengan titel Perisai Diri International Championship ke-10 sebagai bagian dalam program pencak silat menuju Olympiade,” demikian Yamadhiputtra. (ari/jon)








