
BULELENG – Dengan pendekatan kemanusiaan, keluarga almarhum PDP-140 akhirnya sudah menjalani rapid test dan swab. Berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan Tim Medis Covid-19 Kabupaten Buleleng, seluruh keluarga almarhum PDP-140 menunjukkan non reaktif. Bahkan, test swab yang dilakukan terhadap istri almarhum juga menunjukkan hasil negatif.
“Rapid test sudah dilakukan pada keluarga almarhum PDP-140, hasilnya semua non reaktif. Dan test swab terhadap istri almarhum juga menunjukkan hasil negatif,” ungkap Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, Rabu (22/7/2020) saat menggeber data perkembangan terkini penanganan Pandemi Covid-19 di Buleleng.
Dengan hasil rapid test dan swab tersebut, Suyasa yang juga Sekda Kabupaten Buleleng menyatakan syukur karena berdasarkan hasil rapid test terhadap keluarga dan swab terhadap istri almarhum menunjukan tidak terjadi penularan Covid-19 dilingkungan keluarga. “Dengan kehadiran Tim Medis GTPP Covid-19 langsung ke lokasi untuk melakukan rapid test dan swab, serta penjelasan tentang penanganan Covid-19, keluarga almarhum juga dapat memahami protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan yang lebih luas dari Covid-19,” tegas Suyasa seraya menandaskan, GTPP Covid-19 memilih tetap berkonsetrasi pada penanganan Covid019 daripada melakukan upaya hukum terkait informasi yang berkembang di medsos.
Terkait penanganan Pandemi Covid-19, Suyasa memaparkan jumlah kumulatif kasus terkonfirmasi sampai dengan Rabu (22/7/2020) adalah 122 orang. Dengan rincian 107 orang sembuh, 14 orang dirawat RSP Giri Emas dan 1 orang meninggal dunia. Jumlah kumulatif Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 128 orang dengan rincian 115 selesai masa pantau, 2 orang masih dipantau dan 11 ODP terkonfirmasi. Sementara Orang Tanpa Gejala (OTG) kumulatif sebanyak 2.388 orang dengan rincian 1.933 sudah selesai masa pantau, 352 karantina mandiri dan 98 OTG terkonfirmasi. “Pemantauan terhadap pelaku perjalanan dari negara terjangkit atau wilayah transmisi lokal, jumlah kumulatif sebanyak 4.206 orang,” pungkasnya. (kar)








