
TABANAN – Libur lebaran terus memberikan berkah bagi objek wisata yang ada di Tabanan termasuk di DTW ulun Danu beratan. Meski kini kunjungan mulai turun seiring habisnya masa liburan, namun wisatawan tetap berdatangan, meski hujan tetap turun. Ini justru menjadi berkah bagi ibu-ibu ojek payung yang langsung panen.
Seperti terpantau Senin (9/5/2022), hujan deras mengguyur wilayah Bedugul sejak pukul 12.00 Wita. Wisatawan yang mengunjungi DTW Ulun Danu Beratan tetap ramai terutama wisatawan luar Bali dan mancanegara. Meski hujan, wisatawan nampak tetap antusias untuk mengunjungi danau dengan dua pura di dalamnya, serta keindahan pemandangan alam Danau Beratan.
Mereka yang tidak membawa payung, akhirnya memilih menyewa payung yang disediakan ibu-ibu setempat. Dengan harga terjangkau Rp 10 ribu sekali pakai sampai tuntas mengunjungi seluruh objek, membuat para ojek payung ini panen besar. Puluhan payung berhasil disewakan kepada wisatawan yang datang.
“Lumayanlah,”ucap singkat seorang ibu ketika dimintai komentarnya.
Penyewa payung menggunakan payung selama mereka melihat-lihat pemandangan termasuk ketika mereka santap siang di restoran yang ada. Wisatawan, tidak perlu repot, begitu sampai di pintu keluar, mereka tinggal menaruh payung, ketika sudah dijemput kendaraan. Selanjutnya payung-payung tersebut akan diambil pemiliknya masing-masing yang sudah diberi tanda sehingga dipastikan tidak akan tertukar dengan yang lainnya dna sudha dibayar dimuka.
Sementara menurut, Staf Humas DTW Ulun Danu Beratan, Agus Teja Saputra, hujan yang masih terus turun di saat kunjungan tinggi menjadi berkah tersendiri bagi tukang ojek payung. Sementara ini, pihaknya memberikan kesempatan bagi warga untuk menyewakan kepada wisatawan yang datang saat turun hujan.
“Karena masih kondisi seperti ini, mereka diperbolehkan menyewakan payung untuk wisatawan. Namun kedepan rencananya akan disediakan oleh pihak DTW,” ungkap Agus Teja Saputra. (jon)








