BulelengDaerah

Terinspirasi Kartini, Wiratnawi Motivasi Perempuan Buleleng Bentuk Generasi Emas

Terinspirasi semangat Kartini, Desak Wiratnawi berupaya wujudkan generasi emas bangsa.

BULELENG – Terinspirasi sosok Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan untuk bisa turut berjuang melepaskan bangsa ini dari penjajahan, Desak Nyoman Wiratnawi (52) berupaya memotivasi perempuan di Kabupaten Buleleng untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif.

Dengan melaksanakan hal yang dan secara sederhana, penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB) berupaya menggerakkan kaum perempuan yang ada di wilayah kerjanya untuk menyiapkan generasi emas bangsa ini sehingga tumbuh sehat dan memiliki karakter untuk mengisi kemerdekaan menuju Indonesia Gemilang.

“Semua ini terinspirasi sosok Raden Ajeng Kartini yang mampu mewujudkan kesetaraan antara perempuan dengan laki-laki, dalam memerdekakan bangsa ini,” ungkap Desak Wiratnawi, Selasa (19/4/2022) di sela-sela tugasnya sebagai PLKB Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Buleleng.

Sebagai PLKB, Wiratnawi berupaya melakukan tugasnya dengan suka cita, mensosialisasikan program pemerintah dalam upaya pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan sekaligus perlindungan anak kepada kaum perempuan, generasi muda terutama yang sudah menjalani kehidupan berkeluarga.

BACA JUGA:  “Perempuan di Sawah” Buka SLF 2026, Tarian Kontemporer Menyapa Pintu Sejarah Singaraja

“Perempuan muda yang akan menjalani kehidupan rumah tangga, atau baru pertama berumah tangga, harus dibekali pendidikan yang layak mengenai kehidupan berkeluarga. Upaya pendidikan dan pembinaan saya lakukan dengan komunikasi, edukasi dan advokasi humanis sehingga ibu rumah tangga bisa dengan cepat memahami apa yang disampaikan,” terangnya.

Selain pentingnya kesehatan ibu dan anak, kepada ibu rumah tangga juga diberikan pembinaan tentang pola asuh tumbuh kembang anak. “Melalui program bina keluarga balita, para ibu diharapkan mampu memantau tumbuh kembang anaknya dirumah, maupun melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu),” tandasnya.

Wiratnawi menambahkan, melalui program komunikasi, informasi sosialisasi dan edukasi (KIE) pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap kelompok bina keluarga remaja dengan materi antara lain bagaimana mengetahui dan menjaga kesehatan reproduksi, pendewasaan usia perkawinan, konsultasi gizi remaja, pernikahan dini, bahaya seks bebas dan kesiapan berkeluarga bagi remaja.

“Sosialisasi, edukasi dan pembinaan hal ini diharapkan dapat memberi pengetahuan serta pemahaman sejak dini bagi kaum perempuan, agar bisa merencanakan masa depannya, berkeluarga dengan sehat, bahagia dan melahirkan serta menjaga tumbuh kembang anaknya sejak usia emas yakni umur 0-6 tahun, sehingga dapat tumbuh sehat, berkarakter dan menjadi generasi emas bangsa ini,” tandas Desak Wiratnawi sembari menyebutkan tantangan dalam melakukan pembinaan sangat berat namun harus dilalui dengan semangat sebagaimana pesan Raden Ajeng Kartini melalui bukunya ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’. (kar,dha)

Back to top button