
BULELENG – Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Buleleng Tahun 2021 mulai digenjot wakil rakyat di DPRD Kabupaten Buleleng.
Melalui Komisi II yang membidangi sektor perekonomian dan pembangunan antara lain pertanian, pariwisata dan pekerjaan umum tata ruang wilayah, lembaga legislatif di Buleleng menyorot pembangunan sektor pertanian.
“Dari hasil pembahasan dengan eksekutif, banyak catatan pada eksekutif sebagai bahan evaluasi kedepannya, dengan harapan nantinya bisa ditindaklanjuti dalam tahun anggaran yang akan datang khususnya sektor pertanian,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Putu Mangku Budiasa, Senin (11/4/2022) saat memimpin rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung Rakyat DPRD Buleleng.
Vokalis DPRD Buleleng dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan, Komisi II mendorong pembangunan sektor pertanian karena terbukti mampu bertahan dari dampak pandemi Covid-19.
“Hal ini penting untuk diperhatikan sehingga pembangunan sektor pertanian dapat didorong dan dimaksimalkan dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Buleleng,” tandasnya.
Pembangunan sektor pertanian juga memiliki peran penting dalam pembentukan produk domestik regional bruto (PDRB), karena dapat memberikan kontribusi positif dan sangat besar.
“Untuk itu, kami mendorong Pemkab Buleleng agar memberi prioritas pengembangan dan alokasi anggaran yang memadai untuk infrastruktur, produksi, pasca panen dan pemasaran,” pungkasnya. (kar,dha)








