
KARANGASEM—Pandemi Covid-19, membuat masyarakat Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem semakin kreatif untuk bertani. Beberapa kelompok tani kini mengembangkan usaha pertaniannya secara mandiri. Selain menanam bawang merah, petani setempat kini edang gencar-gencarnya mengembangkan tananaman bunga rosella dan kacang tanah sebagai salah satu komoditi unggulan selain mangga dan mete.
Sebagai komoditi unggulan, kacang tanah memang sudah dikembangkan sejak lama, namun tidak semasif seperti saat pandemi Covid-19 seperti sekarang. Tak tanggung-tanggung, sektor pertanian yang digeluti sejak pandemi itu, petani Kubu bisa meraup keuntungan hingga Rp 30 juta dalam 1 hektar lahan tanaman kacang yang ditanami.
Anggota DPRD Karangasem, I Nyoman Musna Antara mengatakan, potensi pertanian di Kecamatan Kubu memang luar bisa. Bahkan hasil pertanian milik petani beberapa diantaranya diambil dua perusahaan besar dengan harga Rp 9 Ribu per kilogram.
“Kandungan tanah yang bagus, membuat tanaman kacang di Kecamatan Kubu memiliki kualitas yang sangat super. Ini juga yang membuat perusahaan besar mau membeli dengan harga yang cukup mahal ketimbang harga yang ada di pasaran,” ucap Musna Antara, Kamis (24/2/2022).
Mendukung visi-misi Bupati Karangasem dalam hal penguatan pangan masyarakat, Musna mendorong pemerintah daerah untuk menyalurkan subsidi bibit kacang super kepada para petani yang ada di Kubu dan sekitarnya.
“Saat ini Bapak Bupati sedang gencar-gencarnya menggalakkan sektor pertanian dalam penguatan pangan masyarakat. Dengan adanya subsidi bibit kacang super dari pemerintah daerah, saya sangat meyakini upaya penguatan pangan masyarakat dari sektor pertanian segera bisa tercapai,” ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Bupati Karangasem I Gede Dana, sangat mengapresiasi semangat masyarakat Kubu untuk kembali bekerja di sector pertanian di tengah situasi pandemic Covid-19 seperti saat ini. Menurut Bupati, wilayah Kecamatan Kubu memang terlihat tandus, sama halnya dengan Kecamatan Abang. Kendati tandus, namun dua wilayah itu dinilai menyimpan potensi yang sangat luar biasa dibidang pertanian.
“Sesuai visi nangun Sat Kertih Loka Bali di Karangasem dalam hal penguatan pangan masyarakat, kami selalu mendorong masyarakat untuk kembali menekuni sector pertanian. Sector ini sangat menjanjikan ditengah lesunya pariwisata seperti sekarang,” kata Bupati.
Bupati Dana juga sangat mengapresiasi dorongan Dewan Karangasem dalam penyaluran subsidi bibit kacang super di wilayahnya. Menurut Bupati, subsidi itu sudah setiap tahun disalurkan kepada petani. “Bibit kacang super untuk petani di Kecamatan Kubu memang harus diberikan perlakuan lebih khusus, karena tanaman kacang yang ada disana memiliki kualitas dunia,” pungkas Bupati Dana. (wat/jon)








