
BULELENG – Optimalisasi pendidikan keagamaan terhadap generasi muda, khususnya Agama Hindu terus dilakukan Kementrian Agama (Kemenag) Republik Indonesia melalui Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten/Kota. Melalui sinergitas dengan lembaga adat, Kamenag Buleleng membangun pasraman formal dalam meningkatkan kualitas pendidikan Agama Hindu.
“Sejak dua tahun terakhir kita bangun dan kembangkan pasraman formal dengan desa adat sebagai wahana pendidikan Agama Hindu, mulai dari tingkat Pratama Widya (PAUD), Adi Widya (SD), Madya Widya (SMP), Utama Widya (SMA) dan Maha Widya (Perguruan Tinggi),” ungkap Kepala Seksi Pendidikan Agama Hindu Kamenag Kabupaten Buleleng, I Made Suparnada, Jumat (18/2/2022).
Suparnada menandaskan optimalisasi pendidikan Agama Hindu antara lain dilakukan melalui sosialisasi kepada pimpinan, pengurus dan tenaga pendidik dari 5 yayasan pengelola pasraman formal/non formal yang sudah terdaftar dan beroperasi di Kabupaten Buleleng.
“Melalui sosialisasi melibatkan narasumber dari PHDI dan MDA Kabupaten Buleleng, kita berharap ada kesepahaman tentang pentingnya pendidikan Agama Hindu sejak dini dan berkesinabungan ditengah era globalisasi,” terangnya.
Suparnada berharap dengan pemahaman yang sama, pendidikan Agama Hindu dapat dilakukan secara sinergis oleh pengelola pasraman bersama PHDI sebagai lembaga umat pengayoman keagamaan dan MDA sebagai lembaga krama dalam penatakelola adat istiadat parahyangan, palemahan serta pawongan. (kar,dha)








