
KUTA – Sebanyak 159 orang penumpang yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui penerbangan Singapore Airline SQ-938, Rabu (16/2/2022), berasal dari 26 negara. Terbanyak di antaranya, merupakan warga negara Indonesia sendiri.
Bedasarkan data dari sumber Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, ada 47 orang penumpang di antaranya merupakan WNI. Itu kemudian disusul Australia sebanyak 21 orang, dan Perancis 14 orang. Lainnya yakni Britania Raya (13 orang), Amerika Serikat (12 orang), Belanda (7 orang), Norwegia (5 orang), Ukraina (4 orang), Swiss (4 orang), Singapura (4 orang), Rusia (4 orang), Jerman (3 orang), Swedia (3 orang), Afrika Selatan (2 orang), Selandia Baru (2 orang), Jepang (2 orang), Cina (2 orang), Belgia (2 orang), serta Spanyol, Polandia, Filipina, Malaysia, Korea Selatan, Italia, Ceko, dan Belarus masing-masing 1 orang.
Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali Jamaruli Manihuruk memastikan, melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, telah dilakukan kegiatan pengawasan, pemeriksaan, dan pemberian izin masuk. Baik itu kepada 159 orang penumpang ataupun 13 orang kru pesawat (9 orang Singapura dan 4 orang Malaysia).
Hasil dari pemeriksaan dokumen keimigrasian itu, diketahuilah, dari 112 orang penumpang Warga Negara Asing (WNA), 82 orang di antaranya datang menggunakan Visa 211. Kemudian 28 orang lainnya menggunakan Kartu Ijin Tinggal Terbatas (KITAS) sebanyak 28 Orang, dan 2 orang menggunakan Kartu Perjalanan Pebisnis APEC (ABTC). Pemberian izin masuk dilaksanakan pada area kedatangan internasional TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dilaksanakan pada pukul 12.20 WITA.
“Petugas Imigrasi TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai melakukan proses clearance pemeriksaan keimigrasian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker, sarung tangan, hand sanitizer, dan tetap menjaga jarak aman,” sebutnya.
Dia berharap, kedatangan penerbangan internasional itu dapat sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat Bali yang telah lama cidera akibat pandemi Covid-19.
“Kami juga berharap agar WNA yang datang ke Bali tetap memperhatikan protokol kesehatan ketat,” sambungnya.
Harapan serupa disampaikan oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai Herry AY Sikado. Menurut dia, penerbangan internasional maskapai Singapore Airlines itu merupakan salah satu langkah positif dalam meningkatkan trafik penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“PT Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah mempersiapkan tahapan-tahapan yang dilalui para penumpang sesuai dengan protokol kesehatan dan regulasi pemerintah bagi pelaku perjalanan internasional,” sambung Herry.
Disampaikannya pula, di hari yang sama, Singapore Airlines juga melakukan penerbangan rute Denpasar-Singapura. Pesawat dengan nomor penerbangan SQ-939 itu terbang pada pukul 13.00 Wita, dengan mengangkut penumpang sebanyak 61 orang.
“Singapore Airlines direncanakan akan datang dan berangkat reguler setiap harinya, sehingga menambah slot penerbangan internasional nantinya. Di samping itu, kami terus mempersiapkan layanan terbaik, melakukan pembenahan agar proses kedatangan maupun keberangkatan lebih lancar,” ucapnya. (adi/jon)








