
TABANAN – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas ketaatan masyarakat dalam melaksanakan upacara Yadnya dengan prokes yang ketat di tengah masih merebaknya kasus Covid 19.
“Saya sangat mengapresiasi upacara yang dilaksanakan oleh warga dengan prokes yang ketat, sehingga di tengah pandemi kita tetap bisa membayar hutang kita kepada para leluhur dan kita juga bisa menjaga kesehatan dan keselamatan dengan prokes yang kita lakukan dengan disiplin,” tuturnya saat menghadiri Upacara Atiwa-Tiwa atau ngaben massal yang dilaksanakan oleh warga Desa Adat Marga, bertempat di Wantilan Sabuh Mas, Desa Adat Marga,Tabanan Selasa (25/1/2022).
Dalam acara yang turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Wagub Cok Ace juga berharap agar pelaksanaan upacara yadnya yang dilaksanakan didasarkan atas kemampuan yang dimiliki, jangan sampai setelah pelaksanaan yadnya masyarakat malah memiliki beban hutang yang harus ditanggung. Dengan demikian setiap upacara atau yadnya yang dilakukan berdasarkan rasa tulus iklas,sebagai wujud syukur kepada Hyang pencipta dan leluhur.
‘Kita memiliki tiga utang atau yang disebut Tri Rna, yaitu hutang kepada Tuhan, utang kepada leluhur dan , Utang kepada para Rsi, utang ini yang kita bayar dengan pelaksanaan upacara Yadnya yang dilakukan secara tulus dan iklas, “imbuhnya.
Sementara itu Ketua panitia yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Marga Ida Bagus Nyoman Abdi mengatakan terdapat 76 sekah dan 1 jenasah dalam karya Atiwa-Tiwa Kusa Pranawa ini. Yadnya ini diselenggarakan untuk meringankan beban masyarakat dalam membayar hutangnya kepada para leluhur.
Seusai menghadiri Upacara Atiwa tiwa di Desa Adat Marga, orang nomor dua di Bali ini juga berkesempatan menghadiri Upacara Diksa Pariksa Ida Bagus Ketut Wilantara Putra dan Ida Ayu Putu Mas Yuniari dan oleh Sang Nabe diberi parab Ida Pedanda Oka Keniten dan Ida Pedanda Istri Mayun Keniten, di Griya Tengah, Banjar Tebesaya Peliatan Ubud, Gianyar. Upakara Rsi Yadnya Padiksan dipuput Ida Nabe Pedanda Gede Ngurah Keniten Griya Kediri, Sangeh.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya juga hadir, mengapresiasi sekaligus mendukung Karya Atiwa tiwa Kusa Pranawa yang diselenggarakan masyarakat Desa Adat Marga. Bupati Tabanan, Sanjaya didampingi salah satu anggota DPRD I Wayan Sudiana, Sekda para Asisten dan OPD terkait menghadiri langsung upacara yang dipusatkan di wantilan Subuh Mas Desa Adat Marga. Nampak juga saat itu, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Marga, Perbekel, Bendesa Adat dan masyarakat setempat.
“Karya ini sangat sesuai dengan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali guna membangun tradisi, adat dan budaya yang kokoh di masyarakat,” ujar Sanjaya.
Bupati Sanjaya mengungkapkan kebahagiaannya bisa hadir di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, Ia sangat mengapresiasi dan mendukung penuh karya ini.
“Saya selaku Kepala Daerah bersama jajaran Pemerintah dan Legislatif datang kesini mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat. Bukan hanya mampu membangun karya dengan baik tetapi juga menunjukan sinergi dan dukungan penuh terhadap program pemerintah,” puji Sanjaya.(arn,jon)








