
TABANAN-Sebanyak empat orang gelandangan termasuk diantaranya tiga remaja putri diamankan Satpol PP Tabanan di Bypass Ir. Soekarno Tabanan, Kamis (6/1/2022). Mereka diamankan karena tak jelas tujuan mereka datang ke Bali. Mereka selanjutnya dibawa menuju Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tabanan untuk diberi pembinaan, sebelum dipulangkan ke daerah asalnya.
Kepala Dinas Sosial dan PPPA I Nyoman Gede Gunawan menyebutkan, empat orang yang diamankan tersebut masih di bawah umur. Mereka masih berusia 14, 15 dan 16 tahun dan tiga orang diantaranya adalah perempuan. Mereka akan dikembalikan ke daerah asalnya di wilayah Provinsi Jawa Timur difasilitasi Dinas Sosial Provinsi Bali.
“Mereka tadi pagi diamankan Satpol PP Tabanan di Bypass Ir. Soekarno Tabanan kemudian diserahkan ke kami di Dinsos,” kata Gunawan.
Gunawan mengatakan, pasca diserahkan ke Dinas Sosial, petugas Dinsos Tabanan langsung memberikan pembinaan terhadap empat orang remaja tersebut. Dari pengakuan mereka, remaja yang diamankan ini tidak memiliki tujuan jelas dan rencana yang jelas ketika di Bali. Sehingga mereka diamankan Satpol PP yang sedang melakukan patroli di jalan by Pass Soekarno.
“Mereka diamankan dan dibina juga dengan pertimbangan agar tidak menimbulkan masalah sosial lainnya,” katanya.
Namun, kata dia, sebelum dipulangkan, empat orang gepeng yang diamankan tersebut akan dilakukan rapid tes antigen terlebih dulu. Selanjutnya, pihak Dinas Sosial Tabanan menyerahkan ke Dinas Sosial Provinsi Bali karena merupakan lintas Provinsi untuk dikembalikan ke daerah asal mereka di Jawa Timur.
“Kami sudah melakukan pembinaan dan sudah diberikan arahan agar tidak lagi ke Tabanan. Yang kami takutkan mereka ini menimbulkan masalah-masalah sosial atau meresahkan sehingga kita pulangkan,” tandasnya.
Yang membuat dirinya miris, karena keempat gelandangan itu masih anak-anak atau remaja. Bahkan tiga orang adalah perempuan, datang ke Bali dengan alasan dan tujuan yang tidak jelas.
“Usianya ada yang 14 tahun, 15 dan 16 tahun, mereka jalan aja katanya. Karena menunggu temannya. Tapi, karena takutnya menimbulkan masalah sosial, sehingga mereka diamankan dan pulangkan,” pungkasnya. (jon)








