
BULELENG – Pemkab Buleleng melakukan penandatanganan kesepakatan dalam pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Komunikasi dan Informatika masyarakat Buleleng. Sebagai satu-satunya kabupaten di Bali yang terpilih Kementerian Kominfo Republik Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital dan teknologi, Kabupaten Buleleng mendapat kuota 5.000 peserta, khususnya usia kerja/produktif.
“Kegiatan ini merupakan potensi yang sangat penting dalam pengembangan keterampilan/soft skill masyarakat Buleleng, khususnya pada usia kerja dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK),” ungkap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Selasa (21/12/2021) usai penandatangan kesepakatan di Hotel Le Meridien Jimbaran.
Selaku Kepala Daerah, Suradnyana menyatakan sangat mencdukung program pengembangan kapasitas SDM khususnya dibidang TIK ini.
“Saya selaku kepala daerah sangat mendukung program ini, sudah tentu nantinya kerja sama ini bisa berlanjut, dan tahun depan kita bisa melaksanakan kembali dengan spesifikasi pelatihan dan jumlah peserta yang mencapai 5000 orang,” tandasnya.
Kerjasama ini merupakan kerjasama dan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam mengembangkan wawasan, ketrampilan dan kompetensi masyarakat Buleleng dibidang TIK, yang harus didukung oleh seluruh stakeholder.
“Sehingga, masyarakat Buleleng, khususnya masyarakat usia produktif memiliki ketrampilan dan kompetensi yang profesional dibidang TIK untuk mampu menjawab tantangan dunia usaha,” tegasnya.
Senada dengan Bupati Buleleng, Sekretaris Balitbang Kominfo Republik Indonesia, Dra. Haryati, M. Kom mengatakan, kesepakatan ini merupakan wujud sinergi dan komitmen Kominfo Republik Indonesia dengan Pemkab Buleleng dalam memberikan kesempatan masyarakat maupun ASN mendapatkan pelatihan bidang TIK, sehingga mampu meningkatkan kapasitas terutama dalam membangun talenta pada era digital.
“Dari kesepakatan ini, akan ditindaklanjuti Pemkab Buleleng dengan menyediakan peserta dari unsur masyarakat maupun ASN di Buleleng, untuk mengikuti pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS). Saya berharap, pesertanya lulusan SMA/SMK/Perguruan Tinggi, ASN, Wirausahawan, Profesional dan pelaku UMKM yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng,” pungkasnya. (kar,dha)








